memorandumhajiumrah.com – Sejumlah 39 calon jamaah umroh asal Jember gagal berangkat ke tanah suci lewat bandara Juanda, pada Senin (2/12/2024). Kegagalan ini disebabkan oleh belum terbitnya visa.
Para jemaah yang telah tiba di Terminal 2 Bandara Juanda Surabaya sejak pukul 15.00 WIB untuk penerbangan JT100 tujuan Jeddah terpaksa harus menunda keberangkatan.
Meskipun boarding pass dan kelengkapan umroh lainnya sudah diterima, namun visa yang menjadi dokumen penting untuk masuk ke Arab Saudi belum juga keluar.
“Kami sudah sampai di bandara sejak sore, tapi sampai pesawat mau berangkat visanya belum keluar juga,” ujar salah satu jemaahnya.
Berdasarkan pemantauan di airport Juanda, tertulis nama travelnya adalah PT. Tasbih Madani. Tapi owner PT Tasbih melalui voice notes yang beredar di WA, tidak mau mengakui itu jemaahnya.

“Saya ownernya, tapi mereka itu bukan jemaah PT Tasbih. Agen yang bernama Muslihana itu hanya beli tas dan syal saja,” tandas seseorang yg mengaku owner PT Tasbih.
Meski secara intern perusahaan terjadi masalah, namun tour leader menyatakan beetanggungjawab atas kebrgkatan jemaahnya.
Pimpinan perjalanan itu berjanji akan membooking ulang tiket penerbangan dengan jadwal baru pada tanggal 6 Desember 2024 mendatang, serta memastikan visa seluruh jamaah sudah terbit sebelum tanggal tersebut.
Untuk saat ini, sebagian jamaah telah meninggalkan T2 dan kembali ke Jember sementara yang lain akan diinapkan di hotel Sinar, Sidoarjo.
Saat wartawan Memorandum mencari informasi travel ini di aplikasi resmi milik Kemenag “Umrah Cerdas”, ternyata travel ini belum terdaftar sebagai travel umrah resmi.
Kepala Bidang PHU Kemenag Jawa Timur, M. As’adul Anam menyatakan belum bisa menanggapi atas kejadian. “Kami masih meneliti dan melacak keberadaan travel itu. Kami belum bisa komentar dulu,” katanya saat di hubungi via tlp selulernya.(*)






