Abdul Hari, Buruh Cangkul Wujudkan Impian Berangkat Haji

oleh -2162 Dilihat

SURABAYA,MEMORANDUM– Abdul Hari, seorang pria berusia 82 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai buruh cangkul, telah mewujudkan impiannya untuk menunaikan ibadah haji ke Baitullah. Perjalanan inspiratif Pak Dul ini menjadi bukti bahwa tekad dan kegigihan mampu mengantarkan seseorang untuk mencapai cita-citanya, tak terkecuali bagi mereka yang berasal dari latar belakang sederhana.

Pak Dul, yang akrab disapa Pak Dul, telah lama memendam keinginan untuk berangkat haji. Meskipun penghasilannya sebagai buruh cangkul tergolong kecil, yaitu sekitar Rp40 ribu per hari, Pak Dul tidak pernah patah semangat untuk menabung.

Pada tahun 2019, Pak Dul mendapatkan rezeki nomplok dengan terjualnya pohon trembesi miliknya seharga Rp33 juta. Uang tersebut kemudian ia gunakan untuk mendaftar haji, sebuah impian yang telah lama ia idam-idamkan.

Tahun ini, Pak Dul mendapat kabar gembira bahwa ia terpanggil untuk berangkat haji melalui kuota prioritas lansia. Rasa syukur dan haru menyelimuti Pak Dul, karena ia bisa berangkat lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

Namun, untuk melunasi biaya haji, Pak Dul harus merelakan menjual sepetak tanah miliknya. Ia sadar bahwa penghasilannya sebagai buruh cangkul tidak cukup untuk membiayai seluruh perjalanan hajinya.

Tekad dan kegigihan Pak Dul akhirnya membawanya ke Tanah Suci. Saat ini, Pak Dul berada di Madinah dan ia bersyukur karena dapat tergabung dalam kloter 32 bersama tetangga dekatnya, Nur Halim, yang menjadi penerjemah karena Pak Dul tidak lancar berbahasa Indonesia.

Di Tanah Suci, Pak Dul berharap dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan mabrur, serta memohon keselamatan di dunia dan akhirat. Kisah inspiratif Pak Dul menjadi pengingat bagi kita semua bahwa dengan tekad dan kerja keras, tidak ada mimpi yang tidak bisa diraih.(*)



No More Posts Available.

No more pages to load.