Makkah, Memorandum – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berharap daging Dam jamaah dan petugas haji Indonesia dapat disalurkan di Tanah Air untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH Noor Achmad, MA., menyatakan bahwa banyak masyarakat di Indonesia yang membutuhkan bantuan dan daging Dam ini dapat menjadi sumber protein yang berharga.
“Daging Dam ini bisa menjadi sumber protein yang penting bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama di wilayah dengan tingkat kemiskinan yang tinggi,” ujar Noor di Makkah, Jumat.21/6
Noor menjelaskan bahwa BAZNAS sedang menjajaki kemungkinan untuk mengirimkan daging Dam ke Indonesia. Hal ini tentu membutuhkan izin dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti BPOM, Kementerian Perdagangan, Bea Cukai, dan Kementerian Pertanian.
“Proses pengolahan dan pengemasan daging Dam dilakukan di PT Itslats milik Kementerian Wakaf Arab Saudi,” jelas Noor.
Saat ini, BAZNAS telah mengumpulkan sekitar 10.000 paket daging Dam, dengan berat masing-masing 2,5 kilogram. Rencananya, daging Dam ini akan didistribusikan ke sekolah-sekolah Indonesia di Makkah.
Namun, Noor berharap kedepannya jumlah daging Dam yang disalurkan bisa mencapai ratusan ribu, sesuai dengan jumlah jamaah haji Indonesia.
“Kalau bisa mencapai 200 ribu kambing yang disembelih, manfaatnya akan sangat besar sekali,” kata Noor.
Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS dan Kemenag RI atas upaya mereka dalam mengelola Dam. Ia juga mendukung program Dam untuk dimanfaatkan masyarakat Indonesia di Arab Saudi maupun di Tanah Air.
“Kami juga akan membantu pengiriman daging Dam olahan ini ke Tanah Air dengan mengikuti regulasi yang berlaku di Arab Saudi dan Indonesia,” kata Abdul Aziz.
Sementara itu, Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU), Hilman Latief, mengatakan bahwa BAZNAS dan Kemenag RI telah menyusun aturan terkait Dam jamaah haji untuk memastikan kepatuhan terhadap syariat Islam.
“Aturan ini meliputi standar hewan yang akan dikurbankan, usia, kondisi kesehatan, serta berat hewan kurban,” jelas Hilman.
Upaya BAZNAS dan Kemenag RI dalam menyalurkan daging Dam ke Indonesia patut diapresiasi. Hal ini merupakan langkah yang mulia untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dan memaksimalkan manfaat ibadah haji. ( *)






