MEMORANDUM – Bulan Syaban adalah bulan kedelapan di dalam kalender Hijriah. Bulan yang terletak diantara Rajab dan Ramadhan ini disebut-sebut sebagai bulannya Nabi, apa alasannya?
Hari Jumat tanggal 31 Januari 2024 kemarin adalah hari dimana umat Islam memasuki bulan Syaban.
Bulan ini disebut sebagai bulannya Nabi dan disebut juga sebagai bulan yang istimewa, itu dikarenakan adanya beberapa peristiwa penting yang terjadi semasa kepemimpinan Nabi.
Beberapa peristiwa penting yang terjadi, diantaranya adalah turunnya firman Allah SWT yaitu Al-Qur’an surah Al Ahzab ayat 56 yang berisi tentang perintah untuk menunaikan shalawat.
Ayat yang dimaksut adalah sebagai berikut. Artinya, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (Q.S. Al Ahzab: 56)
Ayat tersebut tidak hanya berisi tentang perintah untuk umat islam agar berselawat kepada Nabi, tetapi di ayat tersebut juga tertulis “Allah dan para malaikat-Nya berselawat untuk Nabi”.
Ayat tersebut menjadi bukti bahwa Allah sangat memuliakan Nabi Muhammad SAW, karena Sang Kholiq saja berselawat kepada Nabi.
Peristiwa selanjutnya yang menjadi penyebab Syaban adalah bulannya Nabi yaitu turunnya perintah untuk menunaikan ibadah puasa Ramadhan.
Perintah tersebut disampaikan melalui firman Allah kepada Nabi pada Al-Qur’an surah Al Baqarah ayat 183 yang mana sebagai berikut.
Artinya, “Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.” (Q.S. Al Baqarah: 183).
Ayat ini merupakan pertama kalinya Allah memerintahkan Nabi Muhammad SAW beserta umatnya agar berpuasa selama satu bulan penuh pada bulan Ramadan. Sebelum turunnya ayat ini, umat Islam tidak memiliki kewajiban berpuasa di bulan Ramadan.
Itulah beberapa peristiwa-peristiwa penting yang menyebabkan bulan Syaban disebut sebagai bulannya Nabi Muhammad SAW dan tentu saja menjadi bulan yang istimewa.
Rajab disebut sebagai bulannya Allah, Syaban disebut sebagai bulannya Nabi, dan Ramadan disebut sebagai bulannya umat Islam.
Artikel ini ditulis oleh Muhammad Abiel Mahasin – mahasiswa magang di Memorandum






