Dinamika Barista Ramadan, Menghadapi Lonjakan Pesanan Saat Puasa

oleh -631 Dilihat

MEMORANDUM – Bulan Ramadan membawa perubahan besar dalam aktivitas di kedai kopi, terutama bagi para barista yang harus menghadapi lonjakan pesanan dalam waktu singkat.

Jika di hari biasa pelanggan datang secara bertahap sepanjang hari, di bulan puasa mereka cenderung memesan dalam jumlah besar menjelang berbuka dan setelah tarawih.

Hal ini menjadi tantangan bagi barista untuk tetap bekerja dengan cepat, akurat, dan tetap menjaga kualitas setiap cangkir kopi yang disajikan.

Momen menjelang berbuka adalah waktu paling sibuk. Banyak pelanggan yang memesan minuman manis dan menyegarkan seperti es kopi susu, es cokelat, atau minuman berbasis teh untuk melepas dahaga setelah seharian berpuasa.

Pesanan yang datang bersamaan membuat barista harus memiliki koordinasi yang baik dalam tim agar semua pesanan bisa disajikan tepat waktu tanpa terjadi kekacauan. Selain itu, stok bahan juga harus dipastikan tersedia untuk menghindari keterlambatan pelayanan.

Setelah berbuka dan tarawih, kedai kopi kembali dipadati pelanggan yang ingin bersantai atau menghabiskan waktu dengan teman dan keluarga. Pada waktu ini, minuman dengan kafein seperti espresso dan cappuccino lebih banyak diminati.

Barista harus tetap menjaga ritme kerja agar tidak kelelahan dan tetap memberikan pelayanan terbaik meskipun sudah bekerja sejak sore.

Bekerja di tengah lonjakan pesanan saat sedang berpuasa tentu membutuhkan energi ekstra. Oleh karena itu, barista harus memastikan bahwa mereka mengonsumsi makanan bergizi saat sahur agar tetap bertenaga sepanjang hari. Selain itu, penting juga untuk menjaga hidrasi setelah berbuka agar tubuh tetap segar dan fokus selama bekerja.

Meskipun penuh tantangan, bulan Ramadan juga membawa kesan tersendiri bagi para barista. Suasana kedai yang lebih ramai, interaksi dengan pelanggan yang lebih akrab, serta kebersamaan dalam tim membuat kesibukan ini terasa lebih berkesan.

Dengan strategi yang tepat, koordinasi yang baik, dan manajemen energi yang efisien, barista dapat menghadapi lonjakan pesanan dengan lebih lancar dan tetap menikmati pekerjaan mereka selama bulan suci ini.

Artikel ini ditulis oleh Reynaldi Micola, Mahasiswa Magang di Memorandum

 

Penulis: Reynaldi Micola
Editor: Agus Supriyadi


No More Posts Available.

No more pages to load.