MEMORANDUM – Kecanggihan teknologi kini semakin memanjakan para jemaah umrah dalam menempuh perjalanan antarkota suci di Arab Saudi.
Salah satunya dirasakan oleh Ridwan Dwiki Prasetya, pebisnis asal Citra Harmoni Trosobo, Sidoarjo, yang memilih menggunakan Haramain Highspeed Railway (HHR) untuk rute Madinah menuju Mekah.
Ridwan, yang berangkat bersama istri dan rekan pengusaha dari Gresik, tiba di Madinah pada Senin, 2 Februari 2026.
Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Masjid Nabawi, ziarah ke makam Rasulullah SAW, Masjid Quba, hingga berdoa di Raudhah, ia memutuskan mencoba sensasi melaju cepat di atas rel.
”Kami sengaja menjadwalkan perjalanan dengan kereta cepat. Alasan utamanya ingin merasakan sensasi teknologi Saudi, sekaligus mempersingkat waktu perjalanan agar fisik tidak terlalu lelah,” ujar Ridwan kepada Memorandum, Kamis 5 Februari 2026.
Pengalaman ketepatan waktu menjadi kesan mendalam bagi Ridwan. Tepat pukul 13.50 Waktu Arab Saudi (WAS), kereta perlahan meninggalkan peron Stasiun Madinah.

Durasi Perjalanan: Hanya memakan waktu sekitar 2 jam 20 menit. Waktu Tiba: Sampai di tujuan pukul 16.10 WAS. Akses Tiket: Bisa dibeli melalui Vending Machine di stasiun atau aplikasi resmi HHR Train.
Pilihan Jalur Darat via Masjid Bir Ali
Berbeda dengan rombongan kereta cepat, sebagian jemaah lainnya tetap memilih menggunakan bus wisata untuk menikmati perjalanan darat sambil mengambil miqat.
Tjatur Sutija Rini, salah satu jemaah umrah, menceritakan prosesi ibadahnya melalui jalur darat. Sebelum menuju Mekah, ia dan rombongan singgah di Masjid Bir Ali, yang berjarak sekitar 11 km dari Masjid Nabawi, untuk melaksanakan niat ihram.
”Di Bir Ali, kami mengambil miqat, mandi sunah, mengenakan pakaian ihram, dan salat sunah. Setelah niat mantap dan melantunkan talbiyah, barulah kami melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci,” jelas Tjatur.
Perjalanan darat menggunakan bus atau mobil pribadi menempuh jarak sekitar 415 kilometer dengan durasi waktu 4 hingga 5 jam.
Meski lebih lama dibanding kereta cepat, jalur ini tetap menjadi pilihan utama bagi jemaah yang ingin mengikuti tradisi pengambilan miqat di lokasi bersejarah tersebut. (day)






