Gelar Berbagai Acara Peringati Milad ke-47, Hadirkan Bunda Astrie Ivo, di SMA Muhammadiyah 4 Surabaya

oleh -1130 Dilihat

MEMORANDUM – SMA Muhammadiyah 4 Surabaya menggelar serangkaian acara meriah dalam rangka memperingati Milad ke-47 sekolah. Acara yang berlangsung selama sepekan penuh ini dimulai sejak Senin 21 Juli 2025 lalu.

Dengan berbagai lomba siswa, dan puncaknya pada hari Kamis 24 Juli 2025, hari ini dengan pengajian akbar yang menghadirkan Bunda Astrie Ivo, pendakwah, aktris, dan penulis ternama dari Jakarta.

Menurut Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 4 Surabaya, Zaenal Arifin, M.Pd.I., rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan eksistensi sekolah di tengah masyarakat.

“Mulai hari Senin kemarin rangkaian kegiatannya adalah kejuaraan lomba-lomba siswa SMA Muhammadiyah.Kemarin hari Rabu ada kegiatan parenting, jadi kita mengundang bapak ibu wali murid seluruh dari kelas 10 sampai dengan kelas 12. Dan hari ini kegiatannya adalah pengajian akbar, pengajian umum yang dihadiri oleh Bunda Astrie Ivo dari Jakarta,” jelas Zaenal Arifin.

Ia menambahkan, pada hari Jumat 25 Juli 2025, besok akan ada kegiatan jalan sehat yang melibatkan seluruh warga sekolah.

“Ini bisa tetap eksis di masyarakat karena kami ingin bahwa sekolah SMA Muhammadiyah 4 ini juga dikenal oleh masyarakat luas, khususnya masyarakat wilayah Kepulauan dan sekitarnya,” tuturnya.

Zaenal Arifin juga berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk lurah, RT, dan RW, agar sekolah dapat terus memberikan kontribusi terbaik.

“Kami juga berharap kepada Bapak Lurah, RT, RW, dan sebagainya agar kami juga bisa memberikan kontribusi yang terbaik bila ada anak-anak di wilayahnya yang belum sekolah bisa didaftarkan di SMA Muhammadiyah 4 Surabaya,” ajaknya.

Harapannya dengan Milad ke-47 ini, SMA Muhammadiyah 4 Surabaya dapat terus eksis dan bangkit kembali menjadi sekolah yang maju, berkemajuan, serta mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan negara.

Dalam pengajian akbar, Bunda Astrie Ivo menyemangati para hadirin untuk senantiasa menjadi pembelajar.Ia juga menyoroti pentingnya kepedulian terhadap Palestina.

“Sama-sama jadi orang belajar di rumah kedua. Kepedulian kepada Palestina. Jadi tadi belajar, langsung ngamalin, semoga bermanfaat belajar gimana caranya mengajak anak-anak itu,” ujar Bunda Astrie Ivo, menginspirasi para peserta pengajian.(*)

Penulis: Ali Muchtar


No More Posts Available.

No more pages to load.