Haru dan Syukur Nanik Penjual Cireng, Jombang Berangkat Haji Lebih Cepat dari Estimasi Penantian 10 Tahun Berbuah Manis

oleh -1565 Dilihat
Nanik Hariyati, seorang ibu yang sehari-hari membantu anaknya berjualan cireng.

MEMORANDUM – Keberangkatan Nanik Hariyati, seorang ibu yang sehari-hari membantu anaknya berjualan cireng, menjadi bagian dari jemaah kloter 19 asal Desa Trawasan, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, menuju Tanah Suci.

Perjalanan ibadah haji ini merupakan karunia yang tak ternilai baginya, datang lebih cepat enam tahun dari perkiraan awal.

“Alhamdulillah saya dapat berangkat lebih cepat 6 tahun dari estimasi karena ikut penggabungan mahram dengan adik saya. Saya seharusnya berangkat haji tahun 2031,” ungkap Nanik dengan penuh syukur.

Perempuan berusia 63 tahun ini tak menyangka impiannya untuk menunaikan ibadah haji bisa terwujud. Ia mengenang masa sulit setelah suaminya meninggal pada tahun 1995, di mana ia harus berjuang seorang diri membesarkan ketiga anaknya yang masih kecil.

Berbagai pekerjaan serabutan dilakoninya demi menghidupi buah hatinya, mulai dari menjadi pembantu rumah tangga hingga buruh pabrik kupruk. Warisan sebidang tanah kecil dari almarhum suami akhirnya ia jual pada tahun 2014.

“Saat itu laku sekitar 50 juta rupiah. Yang 25 juta, saya buat daftar haji, sisanya dibagikan kepada tiga anak saya,” jelasnya.

Setelah mendaftar haji, Nanik memperkirakan masa antreannya mencapai 17 tahun, dengan jadwal keberangkatan pada tahun 2031. Namun, takdir berkata lain.

Melalui program penggabungan mahram, ia dapat ikut bersama adiknya, Sholihati, yang mendaftar lebih dulu pada tahun 2012.

“Saya daftar tahun 2014 dan diperkirakan berangkat tahun 2031. Alhamdulillah bisa maju 6 tahun, melalui penggabungan mahram, saya ikut adik perempuan saya, Sholihati. Dia mendaftar lebih dulu pada tahun 2012,” tuturnya dengan haru.

Sambil membantu anak keduanya berjualan cireng di rumah, Nanik tak henti mengucap syukur atas kesempatan berharga ini.

Ia berharap di Tanah Suci nanti dapat memanjatkan doa agar anak dan cucunya juga diberikan rezeki yang berkah untuk bisa menyusul ke Baitullah.

“Semoga anak-anak diberi rezeki yang barokah dan dapat berangkat haji,” harapnya tulus.

Nanik dijadwalkan terbang ke Madinah pada Rabu (7/5) pukul 14.20 WIB dengan nomor penerbangan SV 5185.(*)

Penulis: Ali Muchtar


No More Posts Available.

No more pages to load.