Hidupkan Malam Ramadan dengan Itikaf: Ini Amalan yang Bisa Dilakukan

oleh -1173 Dilihat
Foto: Alena Darmel - Pexels

MEMORANDUM – Pada bulan Ramadan, kita dianjurkan untuk memperbanyak amalan sekaligus menghidupkan malam-malamnya. Hal itu karena Allah SWT akan melipatgandakan ganjaran semua amal ibadah kita.

Kita bisa menghidupkan malam-malam di bulan Ramadan, salah satunya dengan beritikaf. Itikaf merupakan suatu bentuk aktivitas yang dilakukan dengan cara berdiam diri di masjid.

Bagi umat Islam yang ingin melaksanakan itikaf, penting untuk memahami hal-hal yang dianjurkan selama menjalani itikaf.

Hal yang Dianjurkan untuk Dilakukan saat Itikaf

1. Mengerjakan Salat Sunah

Pada saat itikaf, kalian bisa mengerjakan berbagai salat sunah seperti salat tahiyatul masjid, salat tahajjud, salat taubat, dan berbagai salat sunah lainnya.

2. Membaca Al-Qur’an

Selain salat, usahakan untuk membaca kitab suci Al-Qur’an. Allah SWT akan melipatgandakan pahala bagi siapapun yang membaca Al-Qur’an dengan sepuluh kebaikan.

Hal ini sebagaimana tercantum dalam sebuah hadis dari Ibnu Mas’ud RA, Rasulullah SAW bersabda, yang artinya:

Barang siapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah, maka baginya satu kebaikan. Satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif laam miim itu satu huruf, tetapi aliif itu satu huruf, laam itu satu huruf, dan miim itu satu huruf.” (HR. Tirmidzi, no. 2910)

3. Berdzikir, Berdoa, dan Beristigfar

Saat sedang beritikaf, perbanyak berdzikir kepada Allah dan Rasul-Nya secara khusyuk dan ikhlas.

Selain itu panjatkanlah doa-doa terbaik kalian dan memohonlah kepada Allah SWT untuk mengampuni segala dosa yang telah kalian perbuat.

Kalian bisa memohon ampun dengan mengucap astagfirullahalazim sebanyak-banyaknya sebagai bentuk bukti bahwa kalian benar-benar memohon ampunan Allah SWT.

4. Berselawat kepada Nabi

Memperbanyak membaca selawat kepada Rasulullah SAW juga sangat dianjurkan ketika sedang beritikaf.

Semoga Allah selalu membantu kita untuk tetap istiqomah untuk berjalan di jalan yang dirdhai-Nya, Wallahualam Bissawab.

 

Artikel ini ditulis oleh Muhammad Akmal Haidar – Mahasiswa magang di Memorandum

 

Penulis: Muhammad Akmal Haidar
Editor: Agus Supriyadi


No More Posts Available.

No more pages to load.