Jejak Pendidikan Islam Pada Masa Islamic Golden Age

oleh -2944 Dilihat
Foto: Luke Tanis - Unsplash

MEMORANDUM – Islam pernah mencapai puncak kejayaan yang dikenal sebagai Islamic Golden Age atau Zaman Keemasan Islam.

Pada periode ini umat Islam telah mencapai puncak kemajuannya di berbagai bidang ilmu pengetahuan, budaya, dan ekonomi.

Islamic Golden Age ditandai dengan beberapa ciri berikut:

  • Banyaknya penerjemahan karya berbahasa asing ke dalam bahasa Arab.
  • Lahirnya para cendekiawan besar yang membawa banyak terobosan baru di berbagai bidang.
  • Munculnya para ilmuwan Muslim berpengaruh seperti Ibnu Sina, Al-Farabi, dan Ibnu Rusyd.
  • Kemajuan pesat dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Perkembangan signifikan dalam sektor arsitektur sosial, serta strategi militer.

Berbagai pencapaian luar biasa ini tidak terlepas dari dasar-dasar ajaran Islam yang dibangun sejak masa Rasulullah.

Rasulullah menggunakan waktunya untuk menuntun dan merangkul orang-orang terdekatnya agar berjalan di jalan Allah SWT dan meninggalkan kesirikan.

Orang-orang terdekat yang berhasil dirangkul oleh Rasulullah dikenal sebagai para sahabat.

Para sahabat kemudian membantu Rasulullah dalam menyebarkan dakwah Islam. Oleh sebab itu pula ajaran Islam dapat meluas hingga sekarang.

Pengajaran Islam di Makkah pada masa Rasulullah lebih berfokus kepada pembinaan akhlak, moral, serta tauhid. Sedangkan saat di Madinah, Rasulullah memberikan pengajaran di bidang sosial.

Periode itu menjadi titik awal perkembangan pendidikan Islam dan Islamic Golden Age adalah puncak dari perkembangan ilmu pengetahuan di bidang sains dan teknologi.

Islamic Golden Age terjadi pada masa Daulah Abbasiyah (750-1517 M).

Kemudian ilmu pengetahuan mulai berkembang pesat saat dipimpin oleh khalifah kelima Daulah Abbasiyah, Harun Ar-Rasyid (786-803 M).

Ilmu-ilmu yang berkembang pada masa ini, selain sastra dan seni, adalah ilmu Naqli (bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis) dan Aqli (bersumber dari pikiran).

Ilmu Naqli meliputi Hadis, Tafsir, Teologi, Fiqih, Ushul Fiqh dan sebagainya. Sedangkan ilmu Aqli meliputi pengetahuan umum seperti Geografi, Matematika, Sejarah, Astronomi, Bahasa, Kedokteran dan sebagainya.

Selain itu, pada masa ini Islam juga mendirikan berbagai lembaga pendidikan, diantaranya:

  • Kuttab atau Makttab — Lembaga pendidikan yang berfokus pada pengajaran dasar-dasar agama Islam dan Al-Qur’an.
  • Madrasah — Lembaga pendidikan lanjutan yang memberikan pemahaman lebih mendalam tentang ilmu agama, bahasa arab, serta berbagai ilmu pengetahuan umum.
  • Masjid — Selain sebagai tempat ibadah, masjid juga berfungsi sebagai pusat pendidikan dan diskusi ilmu agama.
  • Baitul Hikmah — Berfung sebagai perpustakaan sekaligus pusat penerjemahan teks ilmiah dari berbagai bahasa, serta sebagai laboratorium peneitian.

Kemajuan peradaban Islam ini di pengaruhi oleh berbagai faktor, seperti dukungan dari pemimpin, kontribusi para ulama dan cendekiawan, interaksi dengan budaya asing, serta yang terpenting adalah minat masyarakat dalam menuntut ilmu.

 

Artikel ini ditulis oleh Muhammad Akmal Haidar – Mahasiswa magang di Memorandum

 

Penulis: Muhammad Akmal Haidar
Editor: Agus Supriyadi


No More Posts Available.

No more pages to load.