Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Melahirkan di Makkah Tiba di Tanah Air

oleh -930 Dilihat

MEMORANDUM – Tristy Erlinawati, seorang jemaah haji asal Kabupaten Lumajang, tiba di Bandara Internasional Juanda pada Selasa (2/9) pukul 14.45 WIB setelah melahirkan di Makkah saat menjalankan ibadah haji.

Tristy datang bersama suaminya, Fachrizal Rahmad, dan putra keempat mereka, Nu’aim, yang lahir di Tanah Suci.

Tristy, yang merupakan jemaah kloter 83 Embarkasi Surabaya, mengungkapkan rasa syukur mendalam karena setelah tiga bulan berada di Arab Saudi, dia dan keluarganya dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat.

“Pada 26 Mei 2025, saya dan suami berangkat ke Tanah Suci. Saat itu, saya dinyatakan laik terbang karena usia kandungan saya sekitar 14-26 minggu. Tanggal 16 Juni pukul 23.45 WAS, saya melahirkan di Makkah. Alhamdulillah, hari ini kami bisa kembali ke Tanah Air dengan selamat,” ujar Tristy.

Ia menceritakan momen mendebarkan saat ketubannya pecah di putaran ketiga tawaf di Masjidil Haram, meskipun tidak ada kontraksi. Setelah diobservasi selama enam hari, Nu’aim akhirnya lahir.

“Selama menunggu perkembangan Nu’aim, saya dan suami menginap di Wisma Haji Daker Makkah. Semua biaya penginapan, transportasi, dan makan kami ditanggung oleh pemerintah,” jelasnya.

Nu’aim lahir prematur pada usia kandungan 27-28 minggu dengan berat 1,2 kg. Namun, Tristy bersyukur karena putranya menunjukkan perkembangan yang signifikan.

“Alhamdulillah sekarang beratnya sudah 2,3 kg. Nu’aim diizinkan pulang oleh dokter setelah dia bisa bernapas tanpa selang oksigen dan minum susu langsung, baik dari saya maupun dari botol,” terang Tristy.

Selama tiga bulan, Tristy dan Fachrizal bolak-balik mengantar ASI ke rumah sakit tempat Nu’aim dirawat di inkubator.

Mereka juga memanfaatkan waktu tersebut untuk memperbanyak ibadah di Masjidil Haram.

Tristy dan Fachrizal mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Indonesia dan Kementerian Agama atas bantuan yang maksimal, baik selama mereka berada di Tanah Suci maupun hingga kepulangan mereka.

Kedatangan keluarga ini disambut hangat oleh Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Muh. As’adul Anam.

“Alhamdulillah, hari ini dua jemaah haji Embarkasi Surabaya beserta bayinya tiba dengan selamat. Kami turut berbahagia atas kepulangan jemaah. Kepulangan jemaah ini semua ditanggung pemerintah,” tutur Muh. As’adul Anam.

Menurut Anam, masih ada dua jemaah haji Embarkasi Surabaya dari Kabupaten Pasuruan dan Lumajang yang masih dirawat di Tanah Suci.

Sementara itu, satu jemaah asal Kabupaten Malang yang dilaporkan “gaib” masih dalam proses identifikasi oleh Ditjen PHU Kemenag RI.(*)

Penulis: Ali Muchtar


No More Posts Available.

No more pages to load.