Kakanwil Kemenag Jatim: Persiapan Sudah 100 Persen,Tinjau Kesiapan Gereja di Surabaya-Sidoarjo

oleh -182 Dilihat

MEMORANDUM – Menjelang perayaan Hari Raya Natal 2025, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Kanwil Kemenag Jatim), Akhmad Sruji Bahtiar, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah gereja di wilayah Surabaya dan Sidoarjo pada Senin 22 Desember 2025.

Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah Natal berjalan aman, lancar, dan khidmat.

​Dalam kunjungan lapangan tersebut, Kakanwil didampingi oleh Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Kristen, Luki Krispiyanto, serta Pembimas Katolik, Aries Papudi. Beberapa titik utama yang menjadi lokasi peninjauan antara lain Gereja Mawar Sharon (GMS) Surabaya, Gereja Kristen Abdiel (GKA) Elyon, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Pregolan Bunder, dan Gereja Katolik Santo Paulus Juanda, Sidoarjo.

​Kesiapan Teknis dan Keamanan
Di Gereja Mawar Sharon (GMS) Surabaya, Pendeta Frederick Abel mengonfirmasi bahwa persiapan fisik maupun teknis telah mencapai tahap final.

​“Persiapan sudah 100 persen. Sejak tiga minggu lalu panitia telah bekerja maksimal. Kami juga telah berkoordinasi dengan Polres dan Polsek setempat untuk sterilisasi lokasi demi keamanan jemaat,” ujar Pendeta Frederick.

​GMS dijadwalkan menggelar tiga sesi ibadah pada 25 Desember (pukul 08.00, 11.00, dan 16.00 WIB) dengan estimasi kehadiran seribu jemaat per sesi.

​Persiapan Rohani dan Misa Inklusif
Peninjauan berlanjut ke Gereja Katolik Santo Paulus Juanda, Sidoarjo. Romo Kepala Paroki, RD Ignatius Kaderi, menjelaskan bahwa selain persiapan sarana, umat Katolik juga fokus pada persiapan spiritual melalui Masa Adven dan Sakramen Tobat.
​Untuk Misa Hari Raya Natal 25 Desember, pihak gereja secara khusus menyiapkan sesi inklusif:

​Misa Pukul 09.30 WIB: Dikhususkan bagi anak-anak, remaja, dan lansia.
​Kapasitas: Disiapkan untuk menampung 800 hingga 1.200 umat yang tersebar di gereja utama, balai paroki, hingga lantai tiga.

​Komitmen Pelayanan Tanpa Diskriminasi Kakanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar, menegaskan bahwa kehadiran negara melalui Kementerian Agama adalah untuk menjamin hak beribadah setiap warga negara.

​“Kami ingin memastikan saudara-saudari umat Kristiani dapat merayakan Natal dengan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan. Ini adalah bagian dari tugas kami memberikan pelayanan keagamaan bagi seluruh pemeluk agama tanpa diskriminasi,” tegas Bahtiar.(*)

​Ia menutup kunjungan dengan harapan agar semangat Natal tahun ini dapat memperkokoh kerukunan antarumat beragama di Jawa Timur. “Semoga menjadi berkat dan memperkuat semangat kebersamaan kita semua,” pungkasnya.(mtr)

Penulis: Ali Muchtar


No More Posts Available.

No more pages to load.