MEMORANDUM – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Timur bersama maskapai Saudia Airlines menyerahkan santunan extra cover sebesar Rp130 juta kepada enam ahli waris jemaah haji Embarkasi Surabaya yang wafat di pesawat.
Penyerahan santunan ini dilakukan serentak pada Jumat 12 September 2025 di Aula Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Jatim.
Santunan kematian ini diberikan kepada jemaah haji yang wafat selama masa operasional haji.
Terdapat dua jenis santunan, yaitu santunan reguler dari pemerintah sebesar Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) dan santunan tambahan atau extra cover, hasil kerja sama antara pemerintah dan maskapai penerbangan.
Santunan extra cover ini khusus diberikan kepada jemaah haji yang meninggal di dalam pesawat, baik saat keberangkatan maupun kepulangan.
Pada musim haji 1446 H/2025 M, tercatat enam jemaah haji perempuan asal Embarkasi Surabaya meninggal dunia di pesawat, terdiri dari dua jemaah saat keberangkatan dan empat jemaah saat kepulangan. Mereka adalah:
Nur Fadilah(SUB 20-Sidoarjo) Sri Umami Kasih (SUB 85 – Probolinggo)
Mukatin Wakimin Samin (SUB 29 – Bangkalan)
Salimah Deman Sadih (SUB 29 – Bangkalan)
Sriani Saniman (SUB 83 – Malang)
Maryati Kamijo (SUB 86 – Kota Probolinggo).
Penyerahan santunan dilakukan oleh Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Arfi Hatim, bersama Country Manager Indonesia, Singapore, Australia, dan New Zealand Saudia Airlines, Faisal Alallah.
Setiap ahli waris menerima santunan dalam bentuk cek tunai yang dapat dicairkan di Bank Mandiri terdekat.

Dalam sambutannya, Arfi Hatim menyampaikan duka mendalam dan menegaskan bahwa santunan extra cover ini adalah bentuk kehadiran negara dalam memenuhi hak-hak jemaah.
“Penyerahan ini wajib dilakukan karena telah tercantum dalam kontrak dengan pihak maskapai,” ujarnya.
Senada, Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar, turut menyampaikan duka cita.
“Santunan ini bukan sekadar hikmah di tengah musibah, melainkan hak jemaah yang wajib pemerintah berikan kepada ahli waris,” ucapnya.
Country Manager Saudia Airlines, Faisal Alallah, juga menyampaikan belasungkawa.
“Santunan extra cover ini merupakan komitmen kami dalam kerja sama dengan Kementerian Agama. Terima kasih atas kepercayaan pemerintah Indonesia,” katanya.
Salah satu ahli waris, Husnul Khatimah, anak dari almarhumah Mukatin Wakimin Samin, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih.
“Alhamdulillah, kami merasa dihargai dan diperhatikan. Terima kasih kepada pemerintah Indonesia dan Saudia Airlines yang sudah membantu kami,” tuturnya.(*)







