Khofifah Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter Pertama Embarkasi Surabaya

oleh -131 Dilihat

MEMORANDUM – Suasana khidmat dan haru menyelimuti Asrama Haji Surabaya saat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi melepas keberangkatan jemaah haji kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Surabaya tahun 1447 H/2026 M, Rabu (22/4).

Diiringi lantunan talbiyah yang menggema, sebanyak 380 calon jemaah haji asal Kabupaten Probolinggo diberangkatkan menuju Madinah pada pukul 09.30 WIB. Rombongan tersebut terdiri dari 376 jemaah dan 4 petugas kloter.

Keberangkatan kloter pertama ini menyimpan kisah tersendiri. Di antara ratusan jemaah, terdapat sosok termuda, Mari Muhammad Chandra yang baru berusia 15 tahun, serta jemaah tertua, Suridan Temo Sakin berusia 86 tahun—mewakili lintas generasi yang dipersatukan dalam panggilan suci ke Tanah Suci.

“Panjenengan semua adalah kloter pertama yang diberangkatkan Kementerian Haji dan Umrah. Hari ini akan ada total lima kloter yang diberangkatkan,” ujar Khofifah saat sambutan.

Ia menegaskan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan anugerah besar yang patut disyukuri. Khofifah pun mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, mengingat tantangan cuaca ekstrem di Arab Saudi yang kerap dihadapi para jemaah.

“Bapak Ibu semua adalah tamu Allah, diundang khusus oleh Allah. Panjenengan adalah orang-orang terpilih. Maka laksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan penuh kesungguhan, jaga kesehatan, dan kekhusyukan,” pesannya.

Tak hanya itu, Khofifah juga mengimbau agar para jemaah menaati seluruh aturan yang berlaku serta menjaga ketertiban selama menjalankan ibadah haji, demi kesempurnaan dan kemabruran.

Data tahun ini menunjukkan, total jemaah haji Embarkasi Surabaya mencapai 44.087 orang yang terbagi dalam 116 kloter. Mayoritas berasal dari Jawa Timur sebanyak 42.409 jemaah, disusul Bali 698 jemaah, dan Nusa Tenggara Timur sebanyak 516 jemaah.

Sementara itu, Sekretaris Dirjen Layanan Haji Kementerian Haji dan Umrah, Abdul Haris, turut mengapresiasi sinergi seluruh pihak dalam menyukseskan pemberangkatan perdana ini.

“Ini adalah penyelenggaraan haji pertama oleh Kementerian Haji dan Umrah. Kami terus berikhtiar memberikan pelayanan terbaik agar jemaah berangkat dengan aman dan tenang,” tuturnya.

Pelepasan kloter pertama ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal perjalanan spiritual ribuan jemaah menuju Tanah Suci, membawa harapan menjadi haji mabrur dan kembali ke tanah air dengan keberkahan. (*)

Penulis: Ali Muchtar


No More Posts Available.

No more pages to load.