Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Tiba di Asrama 1 Mei, CJH Asal Kediri Jadi Yang Pertama

oleh -1544 Dilihat
Petugas saat merapikan tempat tidur di Gedung Roudho Asrama Haji Sukolilo Surabaya yang akan dipakai jemaah haji 2025.

MEMORANDUM – Kabar gembira bagi calon jemaah haji (CJH) Embarkasi Surabaya! Kloter pertama dijadwalkan memasuki Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Kamis, 1 Mei 2025.

Kepastian ini disampaikan oleh Kepala UPT Asrama Haji Sukolilo, Gartaman, pada hari Kamis 24 April 2025.

Beliau mengungkapkan bahwa kloter perdana ini berasal dari wilayah Kediri dan diperkirakan tiba di asrama haji sekitar pukul 07.40 WIB.

“Kloter pertama dari wilayah Kediri besok 1 Mei akan tiba di Asrama Haji pagi. Persiapan kami sudah hampir 100 persen,” ujar Gartaman dengan optimis.

Lebih lanjut, Gartaman memastikan bahwa seluruh sarana dan prasarana, termasuk 585 kamar ber-AC, fasilitas pendukung, hingga layanan katering, telah siap menyambut kedatangan 35.152 CJH asal Jawa Timur.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, perhatian khusus akan diberikan kepada jemaah lansia.

Sebanyak lima kendaraan golf telah disiagakan untuk mempermudah mobilitas mereka di area asrama, mulai dari kedatangan hingga aktivitas ibadah dan lainnya.

Proses keberangkatan jemaah Embarkasi Surabaya juga akan dipermudah. Seluruh pemeriksaan dokumen penerbangan dan paspor akan dilakukan di Asrama Haji, sehingga jemaah tidak perlu lagi melalui gate penumpang umum di bandara. Bus rombongan akan langsung mengantar mereka ke pesawat yang telah parkir.

Pantauan di Asrama Haji menunjukkan kesiapan yang nyaris sempurna.Petugas terus melakukan penyempurnaan fasilitas, termasuk pemasangan kanopi di lorong-lorong.

Kenyamanan kamar juga menjadi prioritas, di mana setiap kamar dilengkapi AC dan akan diisi 3 hingga 5 jemaah dengan tempat tidur berjajar.

Gartaman menjelaskan adanya perbedaan antara gedung baru dan gedung lama di Asrama Haji.

Gedung Roudho menjadi salah satu primadona dengan fasilitas kamar yang setara hotel berbintang, termasuk tiga tempat tidur empuk, AC, TV, dan kamar mandi modern.

“Semua jemaah berhak atas fasilitas tersebut. Nanti tergantung kloter masing-masing apakah kedapatan gedung baru atau gedung lama. Kalau gedung lama satu kamar bisa berisi 4 – 5 bed,” terangnya.

Selain fasilitas penginapan, layanan konsumsi juga menjadi perhatian.

Setiap jemaah akan mendapatkan tiga kali makan (sarapan, makan siang, dan makan malam) serta dua kali snack dengan menu yang disesuaikan dengan selera umum dan terjamin gizi serta kebersihannya.

Jemaah diimbau untuk menghindari makanan terlalu pedas demi menjaga kesehatan perut.

Sementara itu, Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Jatim, Muhammad As’adul Anam, menegaskan komitmen pihaknya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi kenyamanan seluruh jemaah.

“Kloter awal adalah jemaah dari wilayah Kediri. Meliputi Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Tulungagung, kabupaten-Kota Blitar, Tulungagung, Nganjuk, dan Trenggalek. Jadwal detailnya nanti kami sampaikan,” pungkas Anam.(*)

 

Penulis: Ali Muchtar


No More Posts Available.

No more pages to load.