Masuk Kloter Keenam, Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Tanpa Kendala Kesehatan Serius

oleh -53 Dilihat
Masuk Kloter Keenam, Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Tanpa Kendala Kesehatan Serius.

MEMORANDUM – Kesiapan kesehatan calon jemaah haji di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) dipastikan dalam kondisi optimal sebelum berangkat ke Tanah Suci. Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya menyebut seluruh jemaah yang telah masuk embarkasi telah melalui tahapan pemeriksaan dan dinyatakan layak terbang.

Kepala BBKK Surabaya, Dr. Rosidi Roslan, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan kondisi kesehatan yang menghambat keberangkatan.

“Seluruh jemaah sudah menjalani pemeriksaan dan hasilnya memenuhi syarat untuk terbang. Kondisinya secara umum baik,” ujar Rosidi, Kamis (23/4/2026).

Memasuki kloter keenam, BBKK juga memastikan belum ada jemaah yang harus dirujuk ke rumah sakit. Meski demikian, tercatat ada puluhan kunjungan ke klinik embarkasi. Keluhan yang muncul umumnya bersifat ringan, seperti kelelahan dan tekanan darah tinggi.

Menurut Rosidi, kondisi tersebut tidak lepas dari padatnya aktivitas calon jemaah sebelum berangkat. Mulai dari persiapan di daerah asal hingga perjalanan menuju embarkasi turut memengaruhi stamina.

“Banyak jemaah yang belum sempat beristirahat optimal, bahkan setelah tiba di embarkasi masih beraktivitas,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya terus mengimbau jemaah agar memanfaatkan waktu di asrama sebagai masa pemulihan. Istirahat cukup dinilai penting agar kondisi tubuh tetap prima saat menjalani perjalanan panjang ke Arab Saudi.

Selain pemantauan umum, BBKK juga melakukan skrining khusus bagi jemaah perempuan usia subur, termasuk pemeriksaan kehamilan. Hasilnya, tidak ditemukan jemaah dalam kondisi hamil hingga saat ini.

Dalam penanganan kesehatan, BBKK menyediakan obat-obatan bagi jemaah yang mengalami keluhan seperti hipertensi. Di sisi lain, jemaah dengan riwayat penyakit kronis diingatkan untuk tetap membawa dan mengonsumsi obat pribadi secara rutin.

“Kami tekankan agar jemaah disiplin dengan pengobatan masing-masing, terutama yang memiliki ketergantungan pada obat tertentu,” tukas Rosidi.

Guna memastikan kesiapan sejak awal, BBKK Surabaya juga menjalin koordinasi dengan dinas kesehatan di berbagai daerah. Langkah ini dilakukan agar calon jemaah sudah dalam kondisi sehat sejak sebelum tiba di embarkasi.

Dengan rangkaian pemeriksaan dan pengawasan tersebut, BBKK berharap seluruh jemaah dapat berangkat dan menjalankan ibadah haji dalam kondisi fisik yang prima tanpa hambatan kesehatan berarti. (*)

Penulis: Ali Muchtar


No More Posts Available.

No more pages to load.