MEMORANDUM– Jemaah umrah dari Bakkah Travel memanfatkan kesempatan melakukan City Tour atau Walking Tour ke sejumlah jejak perjuangan dan perjalanan Islam di Kota Mekkah. Memasuki hari ke-7, jemaah mengikuti Walking Tour di wilayah Kota Mekkah.
“Kami berziarah ke sekitar Masjidil Haram bersama jemaah,” sebut Ustaz Mustofa tour gaet Bakkah Travel, Sabtu 7 Februari 2026. Walking Tour dilakukan Pukul 08.00 WSA hingga pukul 11.00 WSA.
Bagi jemaah yang kurang sehat, lebih baik istirahat untuk persiapan umrah ke-2.
Mengunjungi, jejak tauhid Masjidil HaramUstaz Mustofa menyampaikan, Masjidil Haram, menjadi tempat suci umat Islam, menyimpan banyak jejak tauhid yang kuat.
“Dari Kabah, tempat pertama yang didirikan untuk beribadah kepada Allah SWT, hingga Hajar Aswad, batu suci yang menjadi simbol kesucian,” terang Ustaz Mustofa.
Ia menceritakan, Nabi Ibrahim AS dan Ismail AS membangun Kabah dengan satu tujuan: untuk menyembah Allah SWT. “Semoga kita jejak tauhid ini bisa meningkatkan keimanan kita,” kata Ustaz Mustofa.
Sumur Zamzam, menjadi salah satu tempat suci di Masjidil Haram. Air Zamzam dipercaya sebagai air suci dan berkhasiat, serta menjadi simbol perjuangan Ibu Hajar, istri Nabi Ibrahim AS, yang mencari air untuk putranya, Ismail AS.
“Sumur Zamzam terletak di dalam Masjidil Haram, tepatnya di sebelah tenggara Kabah,” ujar Ustaz asal Pulau Garam Madura.
Ke Jabal Qubais
Jabal Qubis adalah salah satu bukit di Makkah, yang memiliki sejarah penting dalam Islam. “Jabal Qubis menjadi tempat Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama dari Malaikat Jibril,” urai Mustofa.
Ustaz Mustofa menyebutkan, dua bukit (Sofa dan Marwah) menjadi tempat penting dalam ibadah haji dan umrah.

Bukit Safa dan Marwah adalah tempat di mana Hajar, istri Nabi Ibrahim AS, berlari-lari kecil mencari air untuk putranya, Ismail AS, yang kemudian menjadi sumber air Zamzam.
“Safa dan Marwah menjadi salah satu rukun umrah dan haji, yaitu Sai, berlari-lari kecil dari Safa ke Marwah sebanyak 7 kali,” tegas Mustafa.
Babussalam merupakan salah satu pintu di Masjidil Haram, Makkah, yang berarti Pintu Keselamatan. Pintu ini menjadi salah satu tempat yang dianjurkan untuk masuk dan keluar dari Masjidil Haram.
Jemaah umrah Bakkah Travel juga didampingi melihat pembangunan Kakbah yang mengalami beberapa tahap renovasi dan perbaikan sepanjang sejarah.
Ustaz Mustofa menyampaikan, pembangunan oleh Nabi Adam: Menurut beberapa riwayat, Kakbah pertama kali dibangun oleh Nabi Adam atas perintah Allah SWT sebagai tempat ibadah pertama di bumi.
Dilanjut pembangunan oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. “Kabah yang kita kenal sekarang pertama kali dibangun ulang oleh Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS, atas perintah Allah SWT,” urainya.
Memasuki renovasi di jaman Suku Quraisy: Pada masa sebelum kenabian Rasulullah SAW, suku Quraisy melakukan renovasi besar terhadap Kabah karena mengalami kerusakan akibat banjir.
Perubahan oleh Abdullah bin Zubair: Pada tahun 683 M, Abdullah bin Zubair melakukan renovasi besar terhadap Kabah dan mengembalikan struktur Kabah ke bentuk yang sebelumnya.
Memasuki Renovasi Modern oleh Kerajaan Arab Saudi: Pada abad ke-20, Kabah mengalami renovasi besar-besaran oleh pemerintah Arab Saudi untuk memperluas area thawaf dan memfasilitasi jutaan jamaah yang datang setiap tahun. (day)






