Menembus Awan di Pegunungan Taif Sensasi Kereta Gantung di Jantung Jazirah Arab

oleh -54 Dilihat
Kereta gantung selalu menjadi daya tarik wisatawan di Arab Saudi.

MEMORANDUM– Arab Saudi terus bersolek.Di bawah transformasi pariwisata yang masif, negara ini tak henti memanjakan wisatawan maupun jemaah umrah dan haji dengan fasilitas kelas dunia.

Salah satu destinasi yang kini menjadi primadona adalah wahana kereta gantung (cable car) di Pegunungan Taif, yang menawarkan panorama spektakuler dari ketinggian.

​Meski identik dengan lanskap pegunungan cadas yang tandus, Taif menyimpan kejutan berupa hawa dingin yang kontras dengan suhu panas khas Arab Saudi. Suasana di sini seringkali disandingkan dengan kesejukan Kota Batu, Malang.

​”Suasananya sangat berbeda dengan hawa sejuk di tanah air. Di sini sejuknya cenderung dingin menyengat, sehingga wisatawan wajib mengenakan jaket tebal,” ujar Rizma Maliyatuz, salah satu jemaah umrah Bakkah Travel saat ditemui di lokasi, pada hari Senin 8 Februari 2026.

​Menikmati “Kota Mawar” dari Ketinggian ​Perjalanan memacu adrenalin ini dimulai dari stasiun khusus yang tertata rapi. Berikut adalah beberapa poin menarik dari pengalaman menaiki kereta gantung di Taif: ​Durasi Perjalanan: Sekitar 40 menit pulang-pergi.

​Pemandangan: Hamparan pegunungan batu yang megah dan jalur berkelok di bawahnya.

​Teknologi: Menggunakan sistem dua jalur kabel baja yang kokoh dan menjamin keamanan penumpang.
​Aksesibilitas: Berjarak sekitar 70-80 km dari Makkah, dengan waktu tempuh 1 hingga 2 jam perjalanan darat.

​”Perjalanannya terasa seperti di Malang, medannya berkelok dan hawanya sangat dingin,” tambah Rizma, yang juga merupakan alumnus FE ITB tersebut.

​Destinasi Serba Ada
​Selain kereta gantung, Taif telah lama dikenal sebagai Kota Mawar dan pusat penghasil madu terbaik di Arab Saudi.

Kombinasi antara wisata alam yang ekstrem, udara pegunungan yang segar, dan produk lokal yang khas menjadikan Taif sebagai destinasi wajib bagi jemaah yang ingin melepas penat setelah beribadah di Tanah Suci. (day)

Editor: Ali Muchtar


No More Posts Available.

No more pages to load.