Mengenal 11 Nama Istri Rasulullah, dari yang Pertama hingga Terakhir

oleh -4617 Dilihat
foto: freepik.com

MEMORANDUM – Rasulullah SAW memiliki beberapa istri semasa hidupnya dan memiliki peran penting masing-masingnya.

Penting untuk diketahui, Rasulullah menikah beberapa kali dengan beberapa wanita yang berbeda bukan berlandasan pada nafsu.

Banyak dampak positif yang terjadi akibat pernikahan Rasulullah SAW dengan istri-istrinya, mulai dari melindungi janda yang suaminya gugur dalam perang sampai untuk keperluan dakwah.

Berikut adalah urutan nama-nama Rasulullah SAW semasa beliau masih hidup.

  1. Khadijah binti Khuwailid

Khadijah merupakan wanita pertama yang dinikahi Rasulullah SAW, bahkan mereka menikah sebelum diangkat menjadi nabi.

Khadijah merupakan seorang pengusaha sukses di Mekah, ia merupakan seorang yang taat kepada Allah bahkan sebelum masuk Islam.

Khadijah selalu mendukung Rasulullah SAW dalam dakwahnya dan merupakan satu-satunya istri yang memberinya keturunan.

  1. Saudah binti Zam’ah

Saudah binti Zam’ah merupakan istri kedua Rasulullah SAW, yang mana dinikahi setahun setelah meninggalnya Khadijah,

Menikah dengan Saudah dengan alasan suami Saudah gugur di dalam perang dan masih memiliki beberapa anak.

Rasulullah SAW melakukan pernikahan ini bertujuan untuk melindungi Saudah selaku janda dan anak-anaknya.

  1. Aisyah binti Abu Bakar

Aisyah RA merupakan putri Abu Bakar, sekaligus menjadi istri yang paling muda yang dinikahi Rasulullah SAW.

Di antara semua wanita yang dinikahi Rasulullah, hanya Aisyah satu-satunya wanita yang masih gadis.

Aisyah menjadi istri yang paling berilmu daripada yang lain, hal ini dikarenakan beliau hidup bersama Rasulullah SAW.

  1. Hafsah binti Umar bin Khattab

Hafsah binti Umar adalah wanita keempat yang dinikahi oleh Rasulullah SAW.

Dinikahi oleh Rasulullah dengan alasan suaminya Hafsah telah gugur dalam Perang Badar, dan juga kecerdasannya yang sudah terkenal.

Hafsah binti Umar berperan penting bagi Islam karena beliau merupakan orang yang menjaga mushaf Al Qur’an pada masa khalifah Utsman bin Affan.

  1. Zainab binti Khuzaimah

Zainab dibnti Khuzaimah juga seorang janda, suaminya yang bernama Abdullah bin Jahsy telah gugur di dalam Perang Uhud.

Zainab mendapat julukan Ummul Masakin atau “ibu bagi orang miskin” berkat kedermewanannya dan rasa pedulinya kepada orang-orang miskin.

Usia pernikahannya dengan Rasulullah SAW tidak lama, Zainab wafat beberapa bulan kemudian setelah menikah dengan Rasulullah.

  1. Ummu Salamah

Nama aslinya adalah Hindun binti Abi Umayyah, dikenal sebagai Ummu Salamah karena dulunya ia adalah seorang istri dari Abu Salamah.

Namun beberapa bulan setelah Abu Salamah wafat, Rasulullah menikahinya di tahun yang sama.

  1. Zainab binti Jahsy

Zainab binti Jahsy juga seorang janda, suaminya dulu bernama Zaid bin Haritsah, yang mana anak angkat Rasulullah SAW.

Bahkan di pernikahan ini Rasulullah diperintahkan langsung oleh Allah SWT, yang mana kita bisa saksikan di dalam Al Qur’an.

وَاِذْ تَقُوْلُ لِلَّذِيْٓ اَنْعَمَ اللّٰهُ عَلَيْهِ وَاَنْعَمْتَ عَلَيْهِ اَمْسِكْ عَلَيْكَ زَوْجَكَ وَاتَّقِ اللّٰهَ وَتُخْفِيْ فِيْ نَفْسِكَ مَا اللّٰهُ مُبْدِيْهِ وَتَخْشَى النَّاسَۚ وَاللّٰهُ اَحَقُّ اَنْ تَخْشٰىهُۗ فَلَمَّا قَضٰى زَيْدٌ مِّنْهَا وَطَرًاۗ زَوَّجْنٰكَهَا لِكَيْ لَا يَكُوْنَ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ حَرَجٌ فِيْٓ اَزْوَاجِ اَدْعِيَاۤىِٕهِمْ اِذَا قَضَوْا مِنْهُنَّ وَطَرًاۗ وَكَانَ اَمْرُ اللّٰهِ مَفْعُوْلًا ۝٣٧

Artinya: “(Ingatlah) ketika engkau (Nabi Muhammad) berkata kepada orang yang telah diberi nikmat oleh Allah dan engkau (juga) telah memberi nikmat kepadanya, “Pertahankan istrimu dan bertakwalah kepada Allah,” sedang engkau menyembunyikan di dalam hatimu apa yang akan dinyatakan oleh Allah, dan engkau takut kepada manusia, padahal Allah lebih berhak untuk engkau takuti. Maka, ketika Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya (menceraikannya), Kami nikahkan engkau dengan dia (Zainab) agar tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk (menikahi) istri-istri anak-anak angkat mereka, apabila mereka telah menyelesaikan keperluan terhadap istri-istrinya. Ketetapan Allah itu pasti terjadi.”

  1. Juwayriyyah binti Al Harith

Juwayriyyah merupakan seorang wanita yang berasal dari kaum Musthaliq, sekaligus seorang tawanan perang.

Ketika ditawan, Rasulullah SAW membebaskan dan menikahinya, kemudian setelah pernikahan tersebut banyak dari kaum Musthaliq masuk ke dalam Islam.

  1. Ramlah binti Abu Sufyan

Ramlah binti Abu Sufyan juga dikenal dengan sebutan Ummu Habibah, seorang putri dari Abu Sufyan.

Ia dulunya juga seorang janda, suaminya yang bernama Ubaidillah bin Jahsy yang kembali ke agamanya sebelumnya.

  1. Shafiyah binti Huyai

Shafiyah meruapakan seorang wanita yang berasal dari Bani Israel dan termasuk ke dalam tawanan Khaibar.

Kemudian dibebaskan oleh Rasulullah SAW dan dinikahi.

Menjadikan beliau adalah satu-satunya istri Rasulullah yang bukan berasal dari Jazirah Arab.

  1. Maimunah binti Al Harits

Maimunah binti Al Harits merupakan istri terakhir Rasulullah SAW.

Beliau juga merupakan seorang janda yang dinikahi Rasulullah SAW setelah Perjanjian Hudaibiyah dan menjadi penanda bahwa Islam terus berkembang di jazirah Arab.

 

Artikel ini ditulis oleh Muhammad Abiel Mahasin – mahasiswa magang di Memorandum

 

Penulis: Muhammad Abiel Mahasin
Editor: Agus Supriyadi


No More Posts Available.

No more pages to load.