Perkuat Kepedulian Sosial, PAMDI Jatim Buka Puasa Bersama Anak Yatim

oleh -497 Dilihat

MEMORANDUM – Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Jawa Timur kembali menggelar kegiatan sosial berupa buka puasa bersama anak yatim pada Jumat (6/3/2026). Acara yang berlangsung di restoran Jos Gandos, Jemursari, Surabaya, itu dihadiri para artis dangdut, musisi, entertainer, serta pengurus PAMDI Jawa Timur.

Sekretaris PAMDI Jawa Timur Elvira Khurotin mengatakan, kegiatan bertajuk “PAMDI Jatim Peduli Yatim” tersebut bertujuan mengajak para artis dan anggota PAMDI untuk berbagi rezeki di bulan suci Ramadan.

“Kegiatan sosial ini rutin kami adakan setiap tahun dan selalu mendapat antusias dari para anggota. Terima kasih kepada semua donatur yang telah ikut berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim,” ujar Elvira mewakili Ketua PAMDI Jawa Timur Dra. Hj. Puri Rahayu, SH, MH yang berhalangan hadir.

Sekitar 100 orang hadir dalam kegiatan tersebut, terdiri dari artis dangdut, musisi, entertainer, serta pengurus PAMDI. Sementara itu, sekitar 50 anak yatim turut diundang untuk berbuka puasa bersama sekaligus mendoakan para artis agar diberikan keberkahan dan kesuksesan dalam karier mereka.

“Alhamdulillah acara berjalan sukses dan lancar,” tambah Elvira yang juga dikenal sebagai artis multi talenta di kalangan musik dangdut Jawa Timur.

Acara semakin khidmat setelah para peserta mendapatkan tausiyah Ramadan dari Kaji Bajuri Bakkah, yang mengingatkan pentingnya berbagi dan menjaga kepedulian sosial di bulan penuh berkah. Setelah itu, para anak yatim diajak berbuka puasa bersama, kemudian menerima bingkisan serta uang saku Ramadan dari para donatur.

“Semua donasi sudah kami serahkan kepada anak-anak yatim yang hadir,” tegas Elvira.

Kegiatan sosial ini juga mendapat apresiasi dari Ketua Umum PAMDI H. Rhoma Irama. Melalui pesan WhatsApp, sang Raja Dangdut menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan sosial yang dilakukan PAMDI Jawa Timur.

“Semangat terus PAMDI Jatim. Semoga jerih payah panitia menjadi amal jariyah,” tulis Rhoma Irama.

Sementara itu, Kaji Bajuri yang juga menjabat sebagai penasehat PAMDI Jawa Timur menyampaikan bahwa kegiatan sosial semacam ini telah lama dirintis sejak tahun 2012, ketika dirinya masih menjabat sebagai Wakil Ketua PAMDI Jawa Timur.

“Dulu kegiatan sosialnya berupa kunjungan dan berbagi bingkisan kepada anggota yang kurang mampu. Kemudian kami bersama pengurus mengemasnya lebih sempurna, bahkan pernah mengundang anak yatim bermain gratis di Taman Remaja Surabaya sekaligus menikmati pentas musik dangdut,” ujar Bajuri.

Hal tersebut dibenarkan oleh penasehat PAMDI lainnya, H. Surya Aka, yang menilai PAMDI Jawa Timur selama ini dikenal inovatif dalam menggelar berbagai kegiatan organisasi.

“PAMDI Jawa Timur memang dikenal inovatif. Itu sebabnya Munas PAMDI II pernah diselenggarakan di Surabaya,” katanya.

Menjelang malam, suasana acara semakin semarak. Para artis dan anggota PAMDI yang hadir bergantian menyumbangkan lagu-lagu dangdut, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan.

“Asyik, seru, dan semarak karena semua anggota bisa nyanyi dan joget bersama,” ujar Dewi dan Arya, yang bertindak sebagai pemandu acara.

Selain sebagai kegiatan sosial, acara ini juga menjadi momentum mempererat silaturahim antar artis dan musisi dangdut di Jawa Timur. Para pengurus PAMDI berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus menjaga kekompakan keluarga besar PAMDI.

“Dangdut bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan berbagi kebahagiaan kepada sesama,” pungkas Bajuri.(×)

Penulis: Ali Muchtar


No More Posts Available.

No more pages to load.