PPIH Siagakan Petugas Sektor Khusus di Sembilan Titik Strategis Masjidil Haram Demi Kenyamanan Jemaah

oleh -1091 Dilihat

MEMORANDUM — Demi memberikan pelayanan dan perlindungan optimal kepada jemaah haji Indonesia, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah menyiagakan petugas Sektor Khusus (Seksus) di kawasan Masjidil Haram.

Sebanyak sembilan titik strategis telah ditentukan sebagai lokasi penempatan petugas Seksus yang siap sedia membantu para tamu Allah.

Kepala Bidang Perlindungan Jemaah PPIH Arab Saudi, Harun Al Rasyid, mengungkapkan bahwa penempatan petugas Seksus di sembilan titik krusial di sekitar Masjidil Haram ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaah.

“Di setiap titik, kami menugaskan enam petugas yang bekerja secara bergantian dalam dua shift, masing-masing selama 12 jam. Jadi, setiap shift akan ada tiga petugas Seksus yang berjaga di setiap lokasi,” jelas Harun pada Kamis 15 Mei 2025.

Lebih lanjut, Harun menerangkan bahwa tugas utama petugas Seksus adalah memberikan perlindungan kepada jemaah. Hal ini mencakup membantu jemaah yang terpisah dari rombongannya, memberikan pertolongan pertama pada jemaah yang mengalami kecelakaan ringan seperti terjatuh, hingga menyediakan bantuan darurat seperti sandal bagi jemaah yang kehilangan alas kaki di tengah cuaca panas.

“Kami telah mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk jemaah yang kehilangan sandal dan berpotensi mengalami luka pada kaki akibat panasnya lantai Masjidil Haram. Petugas Seksus akan segera memberikan bantuan sandal yang telah kami siapkan,” imbuh Harun.

Selain itu, petugas Seksus juga memiliki peran penting dalam mengevakuasi jemaah apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan membutuhkan pertolongan medis.

“Seksus ini akan menjadi garda terdepan dalam mengevakuasi jemaah apabila terjadi insiden ringan, terjatuh, hingga jemaah yang tiba-tiba sakit dan membutuhkan penanganan lebih lanjut,” tegasnya.

Berikut adalah sembilan titik lokasi penempatan petugas Sektor Khusus di sekitar Masjidil Haram:

Pos 1: Terminal Syib Amir
Pos 2: Pintu keluar Mawah
Pos 3: Area Sa’i (Mas’a)
Pos 4: Area Thawaf (Mathaf)
Pos 5: Pintu Babussalam
Pos 6: Area WC 3
Pos 7: ATM Center Dar At-Tawhid
Pos 8: Arah menuju Jarwal (Anjum Hotel)
Pos 9: Area perluasan Abdullah:

Pantauan dari Media Center Haji (MCH) menunjukkan bahwa para petugas Seksus telah aktif berjaga di titik-titik yang telah ditentukan. Mereka terlihat sigap memberikan arahan kepada jemaah, terutama bagi mereka yang tampak kebingungan mencari arah jalan kembali ke terminal bus yang akan mengantarkan mereka kembali ke hotel.

Dalam kesempatan yang sama, Harun kembali mengingatkan kepada seluruh jemaah haji Indonesia untuk senantiasa mengenakan kartu Nusuk saat memasuki area Masjidil Haram.

Selain itu, jemaah juga diimbau untuk mematuhi segala peraturan yang berlaku di Masjidil Haram, seperti tidak membuang sampah sembarangan, tidak mengambil barang yang bukan miliknya, tidak merokok, tidak melakukan swafoto yang berlebihan di depan Kakbah dengan atribut yang dianggap mengkultuskan, tidak membentangkan spanduk kelompok atau organisasi tertentu, serta menghindari berkerumun dalam waktu yang lama.

Upaya PPIH dalam menyiagakan petugas Sektor Khusus ini diharapkan dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan kelancaran bagi seluruh jemaah haji Indonesia dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci.(*)

Penulis: Ali Muchtar


No More Posts Available.

No more pages to load.