PPIH Surabaya Imbau Jemaah Haji Jaga Stamina Jelang Armuzna, Fokus Ibadah di Maktab

oleh -938 Dilihat

MEMORANDUM – Mendekati berakhirnya masa pemberangkatan gelombang dua, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya mengingatkan jemaah haji untuk lebih bijak dalam beribadah demi menjaga stamina jelang puncak haji, yakni masa Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

Kloter terakhir Embarkasi Surabaya dijadwalkan terbang menuju Tanah Suci pada Sabtu 31 Mei 2225 dini hari.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Sugiyo, menjelaskan bahwa jemaah haji gelombang kedua memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kelebihannya, mereka tiba di Tanah Suci dalam kondisi fisik yang masih prima dari rumah, sehingga lebih siap menghadapi rangkaian ibadah Armuzna yang padat.

Namun, ada satu tantangan yang perlu diantisipasi. Saat jemaah baru tiba dan masa adaptasi di Makkah, operasional Bus Shalawat akan dihentikan sementara menjelang Armuzna.

“Di satu sisi, jemaah baru datang harus melakukan umrah, tetapi tiga hari menjelang Armuzna itu Bus Shalawat tidak ada. Ini biasanya menimbulkan kebingungan bagi jemaah,” terang Sugiyo.

Untuk menyiasati situasi ini, Sugiyo mengimbau jemaah haji agar tidak memaksakan diri beribadah di Masjidil Haram jika Bus Shalawat tidak beroperasi.

“Para jemaah jangan memaksakan diri beribadah ke Masjidil Haram jika tidak ada Bus Shalawat. Beribadah di Maktab memiliki pahala yang sama,” tegasnya.

Sugiyo juga mengingatkan bahwa inti dari ibadah haji adalah wukuf di Arafah.

“Haji itu adalah Arafah. Jangan menyia-nyiakan kesempatan yang hanya datang satu kali yakni pada 9 Dzulhijjah. Kalau tidak wukuf, hajinya tidak sah,” tandas Sugiyo.

Mengingat betapa utamanya wukuf di Arafah, Sugiyo berharap seluruh jemaah haji dapat menjaga kondisi kesehatan lahir dan batin mereka sebaik mungkin.

Hingga malam ini, Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 81 kloter dengan total 30.794 orang, atau sekitar 84 persen dari total 36.845 jemaah. Hari ini, empat kloter baru (82, 83, 84, dan 85) telah tiba di asrama haji. (*)

Penulis: Ali Muchtar


No More Posts Available.

No more pages to load.