Puncak HAB ke-80, Kanwil Kemenag Jatim Tekankan Sinergi Untuk Indonesia Damai dan Maju

oleh -73 Dilihat

MEMORANDUM – Puncak peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia di Jawa Timur berlangsung khidmat pada hari Sabtu 3 Januari 2026.

Bertempat di lingkungan Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur, upacara ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran instansi sebagai penjaga nalar keagamaan dalam bingkai kebangsaan.

​Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar, bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan amanat tertulis Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang menekankan bahwa kerukunan umat beragama harus menjadi sinergi produktif.

​Menuju Kemenag Berdampak
​Dalam amanatnya, Menag Nasaruddin Umar menyoroti pencapaian sepanjang tahun 2025, di mana Kementerian Agama fokus membangun fondasi “Kemenag Berdampak”.

Program ini dirancang agar kebijakan strategis tidak hanya berhenti pada laporan administratif, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

​”Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju,” ujar Bahtiar mengutip tema HAB ke-80.

Ia menambahkan bahwa penguasaan teknologi yang beretika dan semangat pengabdian menjadi kunci bagi Kemenag untuk berkontribusi pada kemajuan bangsa yang bermartabat.

​Komitmen Pelayanan dan Integritas
​Usai upacara, Akhmad Sruji Bahtiar menegaskan kembali bahwa HAB bukan sekadar seremonial tahunan.

Ia mengajak seluruh jajaran di Jawa Timur untuk menjadikan momen ini sebagai pengingat untuk meningkatkan kualitas layanan publik.

​”Hari Amal Bakti adalah pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kinerja, integritas, dan profesionalisme dalam melayani umat dan masyarakat,” tegas Kakanwil.

​Ia juga menekankan pentingnya menjaga soliditas internal dan memperkuat kolaborasi dengan pemangku kepentingan (stakeholders) guna memastikan kerukunan umat beragama di Jawa Timur tetap terjaga.

​Apresiasi Pengabdian ASN
​Suasana haru dan bangga menyelimuti sesi penyematan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya.

Penghargaan ini diberikan kepada dua orang pegawai sebagai bentuk apresiasi negara atas dedikasi dan loyalitas mereka selama 10 dan 20 tahun mengabdi di Kementerian Agama.

​Upacara ini dihadiri oleh jajaran pejabat eselon III, tokoh agama lintas iman, purna kepala kanwil, pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP), serta mitra kerja terkait. Kehadiran berbagai elemen ini mempertegas semangat sinergi yang diusung dalam peringatan tahun ini,’ pungkasnya.(*)

Penulis: Ali Muchtar


No More Posts Available.

No more pages to load.