MEMORANDUM – Kabar baik menghampiri calon jemaah haji Indonesia. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengumumkan bahwa layanan fast track haji tahun ini akan tersedia di tiga bandara embarkasi, yaitu Jakarta, Surabaya, dan Solo.
Pengumuman ini disampaikan Menag Nasaruddin usai melakukan kunjungan resmi ke Kedutaan Besar Arab Saudi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada hari Selasa 22 April 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Menag juga menyampaikan dukungan penuh dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud terhadap implementasi layanan fast track bagi jemaah haji asal Indonesia.
Layanan fast track ini diharapkan dapat memberikan kemudahan signifikan bagi para jemaah, terutama dalam proses keimigrasian yang akan diselesaikan di Tanah Air sebelum keberangkatan menuju Arab Saudi.
“Perhatian pemerintah Arab Saudi pada layanan fast track ini merupakan bagian dari komitmen memberikan kemudahan bagi jemaah haji Indonesia, berkat dukungan penuh dari Yang Mulia Raja Salman,” ungkap Nasaruddin dengan antusias.
Fokus Pembenahan Sistem, Perluasan Bertahap
Meskipun disambut baik, Menag Nasaruddin menegaskan bahwa pemerintah belum berencana untuk menambah kuota layanan fast track dalam waktu dekat.
Fokus utama saat ini adalah memperkuat sistem pendukung agar implementasi layanan di tiga bandara tersebut berjalan optimal.
“Saya tahu betul tantangan implementasi fast track ini, jadi kami akan persiapkan semuanya dengan matang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Menag memberikan angin segar terkait perluasan layanan di masa depan. Ia mengungkapkan bahwa Medan dan Makassar tengah dipersiapkan untuk menjadi lokasi layanan fast track pada tahun berikutnya.
“Insyallah tahap berikutnya akan kami dorong ke Medan dan Makassar,” pungkasnya, memberikan harapan bagi calon jemaah haji di wilayah Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan.(*)








