Kemenag Lepas Ratusan Petugas Haji Gelombang Pertama ke Tanah Suci

oleh -1330 Dilihat

MEMORANDUM – Kementerian Agama (Kemenag) secara resmi memulai pemberangkatan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi pada hari ini, Senin 28 April 2025.

Bertempat di Asrama Haji Jakarta, Pondok Gede, Jakarta Timur, sebanyak 388 petugas haji gelombang pertama dilepas dalam sebuah upacara yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Hilman Latief.

Dalam arahannya, Hilman Latief menekankan pentingnya menjaga nama baik Indonesia selama menjalankan tugas mulia di Tanah Suci. Ia mengingatkan para petugas akan beratnya tanggung jawab dalam melayani ratusan ribu jemaah haji Indonesia.

“Saya tahu dari tadi Anda berdiri, semua yang akan melayani jemaah haji di Madinah dan di Bandara. Saya tahu tadi Anda berdiri, ada 1 jam? Nanti di sana 12 jam, Bapak, Ibu, dan betul-betul sulit waktu untuk mencari, bukan hanya tempat duduk, tapi waktu duduk pun sudah susah,” ujar Hilman memberikan gambaran tantangan yang akan dihadapi petugas.

Lebih lanjut, Hilman menjelaskan bahwa 388 petugas yang diberangkatkan pada gelombang pertama ini berasal dari berbagai latar belakang lembaga dan instansi, termasuk TNI, Polri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, serta organisasi masyarakat Islam. Mereka akan bertugas di daerah kerja bandara dan daerah kerja Madinah.

Sementara itu, petugas yang akan bertugas di daerah kerja Makkah akan diberangkatkan pada gelombang berikutnya.

Sebagai informasi, Indonesia mendapatkan kuota haji sebanyak 221 ribu jemaah pada tahun ini. Dari jumlah tersebut, 203.320 orang merupakan jemaah haji reguler yang akan menjadi tanggung jawab pelayanan para petugas haji Kemenag.

Hilman juga menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan lobi yang dilakukan Menteri Agama Nasaruddin Umar, sehingga kuota petugas haji Indonesia dikembalikan menjadi 2% dari total jemaah, atau sekitar 4.420 orang. Hal ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban kerja para petugas.

“Insyaallah kerja Anda akan sedikit ringan, sedikit saja, tetap berat, petugas haji dengan penuh dedikasi melayani dan juga mempertimbangkan bahwa tugas kita adalah untuk melayani di sana. Bukan untuk memenuhi dahaga spiritual masing-masing,” katanya.

Dalam pesannya, Hilman berpesan kepada seluruh petugas haji untuk senantiasa menjaga kesehatan selama bertugas di Arab Saudi.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar para petugas menjadi duta bangsa yang baik dengan menjaga citra positif Indonesia di mata jemaah dari seluruh dunia.

“Melayani jemaah haji tetapi ada waktunya ada istirahat, yang ketiga tolong jaga nama baik Republik Indonesia, Anda adalah duta bangsa yang akan dilihat oleh seluruh delegasi haji dunia,” tegasnya.

Tak hanya itu, Hilman juga menyoroti pentingnya penggunaan media sosial secara bijak bagi para petugas. Ia melarang segala bentuk pamer di media sosial dan menekankan agar petugas tetap fokus pada tugas utama.

“Media sosial digunakan secara bijak dan mereka harus konsisten. Tidak boleh meninggalkan tugas apalagi mengganti seragam. Jalan-jalan ke kota lain membuka seragam itu terlarang dan akan kena sanksi berat. Itu tidak bisa dilakukan oleh petugas,” pungkasnya.(*)

Penulis: Ali Muchtar


No More Posts Available.

No more pages to load.