Lebih dari 18,5 Juta Umat Muslim Tunaikan Haji dan Umrah Tahun Lalu, Saudi Kembangkan Platform Nusuk untuk Kemudahan Ziarah

oleh -1681 Dilihat

MEMORANDUM – Arab Saudi menerima lebih dari 18,5 juta umat Muslim yang menunaikan ibadah Haji tahunan atau Umrah (ziarah kecil) pada tahun lalu, ungkap seorang pejabat senior Saudi.

Menteri Haji dan Umrah Tawfik Al Rabiah dalam pidatonya di Oxford Centre for Islamic Studies di Inggris, dilansir Gulf News Jumat 25 April 2025, menambahkan bahwa Arab Saudi telah meluncurkan beberapa inisiatif untuk memberikan akses kepada para peziarah ke berbagai layanan yang nyaman.

Inisiatif tersebut meliputi Jalur Elektronik yang bekerja sama dengan lebih dari 80 negara, dan platform Nusuk yang tersedia di 126 negara yang memungkinkan para peziarah mengatur perjalanan mereka tanpa perantara.

Platform Nusuk memfasilitasi berbagai prosedur termasuk akomodasi bagi umat Muslim dari seluruh dunia yang berencana untuk melaksanakan Umrah di kota suci Mekah dan mengunjungi Madinah, rumah bagi situs suci kedua dalam Islam.

Inisiatif digital lainnya adalah kartu pintar yang menampilkan informasi pribadi dan kesehatan para peziarah, memfasilitasi pergerakan mereka dan memastikan keselamatan mereka.

Al Rabiah mencatat bahwa kecerdasan buatan (AI) sedang digunakan di Masjidil Haram, situs paling suci umat Islam di Mekah, untuk mengelola kerumunan dan merespons dengan cepat keadaan darurat tanpa mengganggu ketenangan tempat tersebut.

Dia juga mengatakan bahwa aplikasi Nusuk, yang menawarkan lebih dari 100 layanan digital dalam 20 bahasa, telah berkontribusi pada penerbitan lebih dari 13 juta izin untuk mengunjungi Raudhah, tempat makam Nabi Muhammad SAW berada di masjidnya di Madinah, meningkat dari 4 juta pada tahun 2022.

Setelah melaksanakan Umrah di Masjidil Haram, banyak peziarah yang melanjutkan perjalanan ke Madinah untuk melaksanakan salat di Masjid Nabawi.

Ritual utama Umrah adalah mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali yang dikenal sebagai Tawaf, dan berjalan kaki bolak-balik antara bukit Safa dan Marwah, sebuah ritual yang disebut Sa’i, di Masjidil Haram.

Kementerian Haji Saudi telah menetapkan tanggal 29 April, bertepatan dengan hari pertama bulan lunar Islam Dzul Qadah, sebagai hari terakhir bagi para peziarah Umrah asing untuk meninggalkan negara tersebut, karena kerajaan sedang meningkatkan persiapan untuk musim Haji yang akan datang.



No More Posts Available.

No more pages to load.