MEMORANDUM — Lia Istifhama terpilih secara aklamasi sebagai ketua Majelis Alumni Fakultas Syariah dan Hukum (MAFASH) UIN Sunan Ampel Surabaya dalam Temu Alumni dan Halal Bihalal yang digelar di Sport Center UINSA, pada hari Sabtu 11 April 2026.
Pemilihan berlangsung singkat namun penuh semangat kebersamaan. Saat sidang dipimpin A. Bajuri, dukungan terhadap Lia menguat. “Apakah semua setuju jika Lia Istifhama menjadi Ketua MAFASH?” tanya Bajuri.
Sekitar 500 peserta yang hadir, terdiri atas alumni lintas angkatan sejak 1980-an hingga 2010-an, secara serempak menyatakan persetujuan. Aklamasi pun mengukuhkan Lia sebagai ketua baru.
Lia Istifhama yang saat ini menjabat anggota DPD RI dinilai sebagai figur muda yang memiliki kapasitas dan jejaring nasional. Kiprahnya di tingkat pusat menjadi harapan baru bagi penguatan peran alumni dalam berbagai sektor.
Menanggapi amanah tersebut, Lia menyatakan kesiapannya. “Jika ini menjadi kehendak bersama, saya siap mengemban amanah sebagai Ketua MAFASH,” ujarnya, disambut tepuk tangan hadirin.
Lia menggantikan Dr Husnul Marom yang telah menyelesaikan masa baktinya. Sejak berdiri, MAFASH dikenal sebagai wadah strategis alumni Fakultas Syariah dan Hukum dalam mempererat silaturahim sekaligus membangun jaringan profesional lintas bidang. Organisasi ini telah melahirkan banyak tokoh di ranah akademik, birokrasi, politik, dan yudikatif.
Dalam catatan kepemimpinan, MAFASH pernah dipimpin oleh A. Bajuri, mantan jurnalis dan pengusaha, kemudian dilanjutkan Ida Fauziah, politisi nasional dan mantan Menteri Ketenagakerjaan. Kepemimpinan berikutnya dipegang Dr Husnul Marom, mantan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur.
Acara temu alumni berlangsung meriah dan dihadiri ratusan peserta dari berbagai daerah. Selain alumni, sejumlah dosen dan pimpinan kampus turut hadir, di antaranya Dr Abd Salam Nawawi, Dr Faisol Munif, Dr Ali Mukarrom, serta Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UINSA, Dr Suqiyah Musafaah beserta jajaran.
Dari kalangan alumni, hadir pula sejumlah tokoh, antara lain Ida Fauziah (anggota DPR RI), Dr Laili Abidah dan Abdullah Muhdi (anggota DPRD Jawa Timur), Dr Moh Ersyad (Kepala Kemenag Ngawi), Prof Ilfi Nurdiana (Rektor UIN Malang), Nurul Maulida (Ketua Pengadilan Agama Malang), Khoirul Huda (Komisioner KPID), serta pendakwah Nyai Ucik Hidayati.
Dekan FSH UINSA, Dr Suqiyah Musafaah, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai reuni menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara alumni dan kampus.
“Ini momentum untuk saling bersinergi sekaligus memberikan motivasi dan inspirasi bagi mahasiswa,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum IKA UINSA Ida Fauziah menekankan pentingnya kolaborasi alumni agar mampu memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
“Potensi alumni kampus ini sangat besar untuk memimpin negeri ini. Semua itu dibentuk dari kampus tercinta ini,” katanya.
Dengan kepemimpinan baru, MAFASH diharapkan semakin solid dan progresif dalam memperkuat jejaring alumni serta berkontribusi lebih luas bagi masyarakat. (*)






