MEMORANDUM – Umar bin Khattab ra. diangkat sebagai Khalifah setelah wafatnya Abu Bakar As-Shiddiq ra.
Beliau menjabat sebagai Khalifah selama sepuluh tahun (634-644).
Pada masa kepemimpinannya, Umar ra. memberikan kontribusi yang sangat besar dalam penyebaran ajaran agama Islam.
Penyebarannya meluas hingga ke Syiria, Palestina, Mesir, daratan Eropa, Armenia, hingga Afrika.
Karena dedikasinya yang sangat besar terhadap dakwah Islam, Umar menjadi salah satu sahabat yang dijanjikan Surga oleh Allah swt.
Umar bin Khattab memiliki banyak kepribadian yang membuatnya cocok untuk memimpi sebuah negara.
Beberapa diantaranya adalah:
1. Pribadi yang Tegas dan Pemberani
Umar bin Khattab dikenal dengan sifatnya yang tegas dan pemberani, bahkan sebelum beliau masuk Islam.
Beliaulah yang melindungi Rasulullah saat sedang berhijrah dan mendakwahkan ajaran Islam serta menyingkirkan siapa pun yang berani menghalanginya.
Bahkan setan pun takut dan lari ketika berpapasan dengannya.
Selain itu, Umar ra. juga dijuluki sebagai “Singa Padang Pasir” berkat keberanian dan ketegasannya ini.
2. Memiliki Otak yang Cerdas
Selain tegas, beliau juga sangat cerdas dalam berbagai bidang, sampai-sampai semua wahyu yang diterima oleh Rasulullah saw. hingga semua perkataannya dapat ia rekam dengan jelas.
Daya ingatnya yang luar biasa ini menjadi tonggak penyebaran ajaran agama Islam ke berbagai penjuru dunia.
3. Pemimpin yang Bertanggung Jawab
Saat menjabat sebagai Khalifah, Umar dikenal sebagai pemimpin yang sangat bertanggung jawab terhadap rakyatnya.
Terdapat sebuah kisah di mana ada seorang ibu yang kesusahan dalam memberi makan anak-anaknya, bahkan sampai memasak batu hanya untuk menyenangkan anak-anaknya tersebut.
Kebetulan Umar saat itu sedang berpatroli bersama ajudannya dan ketika melihat keadaan rakyatnya yang seperti itu, beliau langsung menanyakan keadaannya kemudian bergegas menuju ke Baitul Mal dan mengambil bahan makanan untuk diberikan kepada ibu tersebut.
Beliau mengambil dan memberikan bahan makanannya sendiri tanpa menyuruh ajudannya, karena itu memang tanggung jawab seorang pemimpin.
4. Menjunjung Tinggi Keadilan
Sebagai pemimpin sudah sepatutnya untuk menjunjung tinggi keadilan di negaranya.
Kepribadian ini juga dimiliki oleh Umar bin Khattab saat menjabat sebagai kahlifah.
Karena sifatnya yang pemberani, beliau tidak pernah takut dalam mengambil keputusan untuk melawan ketidakadilan dan menegakkan kebenaran.
Tidak pernah sekalipun beliau ragu untuk memberikan penghargaan atau bahkan hukuman kepada siapa pun yang pantas mendapatkannya.
5. Kehidupannya yang Sederhana
Kebiasaan Umar yang terakhir adalah, beliau selalu hidup penuh dengan kesederhanaan, bahkan sebelum beliau menjadi Khalifah.
Beliau selalu menerapkan kebiasaan ini sebagaimana yang telah diajarkan Rasulullah kepadanya.
Umar semasa hidupnya tidak pernah berfoya-foya, selalu memakai pakaian yang biasa, membeli barang yang memang sangat diperlukan dan yang penting bisa berguna untuk kebutuhan umat, serta tidak makan makanan enak sebelum semua umat Islam mendapat makanan yang layak.
Sifat dan kepribadian Umar bin Khattab bisa juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari supaya hidup lebih berkah dan lebih bermakna.
Dengan meneladani sikap tegas namun adil seperti beliau, kita dapat bersikap lebih bijaksana dalam mengambil keputusan.
Artikel ini ditulis oleh Muhammad Akmal Haidar – Mahasiswa magang di Memorandum






