Meneladani Kisah Cinta Rasulullah SAW dan Khadijah RA

oleh -2319 Dilihat

MEMORANDUM – Mungkin banyak dari kalian yang sudah tahu mengenai Sayyidah Khadijah RA bukan? Betul, beliau merupakan salah satu istri Rasulullah SAW.

Khadijah RA adalah istri pertama Rasulullah SAW dengan selisih umur yang jauh lebih tua.

Khadijah binti Khuwailid sebelum menikah dengan Rasulullah adalah seorang pedagang yang berwibawa dan berharta. Pada suatu hari, Khadijah RA mendengar berita tentang Rasulullah yang memiliki sifat jujur, rasa tanggung jawab yang besar terhadap amanah serta berakhlak baik.

Setelah itu, Khadijah menawarkan kepada Rasulullah untuk memperdagangkan hartanya di negeri Syam bersama pembantunya, Maisarah.

Maisarah menemani Rasulullah berdagang di negeri Syam. Di tengah perjalanan, ketika Rasulullah beristirahat di bawah pohon seorang rahib datang menghampiri Maisarah.

Rahib tersebut bertanya kepada Maisarah siapa yang berteduh dibawah pohon tersebut. Kemudian Maisarah menjawab, “Dia itu orang Quraisy dari Ahlul Haram (keluarga terhormat).”

Kemudian Rahib tersebut berkata, “Tidak seorang pun yang beristirahat di bawah pohon itu, kecuali dia itu seorang Nabi.”

Setelah menjual barang dagangannya, Rasulullah kembali ke Mekkah. Di tengah perjalanan Maisarah melihat dua malaikat menaungi Rasulullah di tengah teriknya panas matahari.

Sesampainya di Mekkah Maisarah menceritakan semua hal yang didengar dan dilihatnya kepada Khadijah. Disitulah awal dimana Khadijah jatuh cinta kepada Rasulullah SAW.

Khadijah ingin sekali membantu dan menemani dakwah Rasulullah. Beliau meminta Rasulullah untuk menemuinya kemudian berkata, “Hai anak paman, sungguh aku sangat mencintaimu karena keluargamu, kemuliaanmu, rasa tanggung jawabmu, akhlakmu yang baik, serta kejujuranmu.” Setelah itu Khadijah menawarkan diri untuk menjadi istri Rasulullah.

Sesaat setelah Khadijah mengutarakan perasaannya, Rasulullah langsung menemui para pamannya kemudian menemui Khuwailid bin Asad bersama pamannya, Hamzah, untuk meminang Khadijah.

Rasulullah meminang Khadijah dengan 20 ekor unta sebagai mas kawin. Umur Rasulullah waktu itu adalah 25 tahun, sedangkan umur Khadijah adalah 40 tahun.

Rasulullah tidak menikahi wanita lain selama Khadijah masih hidup. Saat itu Khadijah memiliki semangat jihad yang tinggi dalam meneguhkan dan menciptakan semangat pada diri Rasulullah. Dari situlah Khadijah dikenal sebagai mujtahhid perempuan pertama dalam sejarah islam.

Rasulullah dan Khadijah telah membangun rumah tangga selama 25 tahun, hingga Khadijah wafat. Rasa cinta Rasulullah terhadap Khadijah, sang istri pertama, tidak akan pernah padam meskipun Khadijah telah wafat.

Kisah cinta mereka dapat dijadikan teladan bagi umat muslim bahwa kasih sayang sejati tidak mengenal waktu dan tempat serta tidak akan pernah pudar, bahkan setelah ajal memisahkan.

Artikel ini ditulis oleh Muhammad Akmal Haidar – mahasiswa magang di Memorandum

 

Penulis: Muhammad Akmal Haidar
Editor: Agus Supriyadi


No More Posts Available.

No more pages to load.