Mengenal Baju Gamis yang Dikenakan oleh Pria di Negara Timur Tengah

oleh -2127 Dilihat
Foto: master1305 - Freepik.com

MEMORANDUM – Apakah kalian pernah melihat baju seperti gamis yang sering digunakan para pria Arab? ternyata, Itu adalah baju khas bagi kaum pria bangsa Arab yang menggambarkan kemaskulinitasan mereka.

Para petinggi negara mereka seperti Raja Salman juga kerap terlihat mengenakan pakaian ini untuk beraktivitas.

Baju mereka memiliki nama yaitu thawb, pakaian terusan tradisional negara Timur Tengah yang memanjang hingga mencapai pergelangan kaki dengan lengan panjang.

Thawb memiliki beberapa jenis kain, warna, dan gaya yang berbeda. Setiap jenisnya digunakan tergantung iklim dan cuaca di sana atau mungkin juga tergantung selera si pemakai.

Namun para pria Arab lebih sering menggunakan thawb warna putih saat musim panas karena warnanya terang dan lebih sejuk jika digunakan di cuaca panas.

Sedangkan yang berwarna gelap dan berbahan tebal lebih sering digunakan saat cuaca dingin.

Meski ini merupakan pakaian tradisional, ternyata di setiap negara di Timur Tengah memiliki penyebutan dan model yang berbeda untuk gamis terusan ini.

UEA (Kandoorah)

Seperti di Uni Emirat Arab, pakaian itu disebut dengan sebutan kandoorah.

Model dari baju ini tidak berkerah dengan rumbai longgar dan panjang di sekitar leher.

Selain itu, para pria di Oman juga sering menggunakan pakaian yang sejenis namun dengan rumbai yang lebih pendek di sekitar leher.

Arab Saudi (Dishdasha)

Di Arab Saudi pakaian tersebut dikenal dengan sebutan dishdasha.

Baju mereka memakai kerah dan dua kancing yang membuatnya terlihat seperti kemeja. Lengan baju mereka dibentuk untuk cufflink (aksesoris berbentuk kancing kecil yang diletakkan di bagian pangkal lengan)

Selain itu, dishdasha juga terlihat lebih slim fit dibanding gamis di negara lain.

Mesir (Galabeya atau Jalabiya)

Sedangkan di Mesir baju gamis ini disebut dengan sebutan galabeya atau jalabiya. Pakaian ini sering digunakan oleh pria maupun wanita di Mesir.

Galabeya yang cocok digunakan oleh pria adalah yang berwarna solid, garis, dan kotak-kotak.

Sedangkan galabeya yang digunakan wanita memiliki motif dan warna yang lebih cerah, namun tidak jarang yang menggunakan warna hitam solid.

Artikel ini ditulis oleh Muhammad Akmal Haidar – Mahasiswa magang di Memorandum

 

Penulis: Muhammad Akmal Haidar
Editor: Agus Supriyadi


No More Posts Available.

No more pages to load.