MEMORANDUM – Otoritas di kota suci Mekah, Arab Saudi, telah mengumumkan langkah-langkah bagi para pekerja yang terlibat dalam musim ibadah Haji tahun ini untuk memperoleh sertifikat kesehatan terkait beserta masa berlaku dokumen wajib tersebut.
Pemerintah Kota Mekah mengarahkan para pekerja tersebut untuk mengajukan sertifikat kesehatan musiman untuk Haji secara daring melalui platform Balady menggunakan tautan: https://balady.gov.sa/ar.
Para pemohon diwajibkan menjalani pemeriksaan medis wajib di pusat pengujian tenaga kerja yang terakreditasi, dan lulus kursus pendidikan kesehatan. Kursus-kursus ini mencakup tiga bidang utama, yaitu keamanan pangan, tata cara mencukur, dan kesehatan masyarakat.
Sertifikat kesehatan musiman ini berlaku hingga tanggal 15 bulan lunar Islam Muharram, yang bertepatan dengan tanggal 10 Juli 2025.
Pemerintah kota mendesak semua pekerja terkait untuk menyelesaikan persyaratan tepat waktu guna memastikan partisipasi mereka dalam musim Haji yang akan datang.
Pada pertengahan April, otoritas Saudi mulai mengeluarkan izin daring bagi penduduk yang akan terlibat dalam pekerjaan terkait musim Haji.
Direktorat Jenderal Paspor Saudi menyatakan telah mulai menerima permohonan dari para pekerja tersebut untuk memperoleh izin masuk ke Mekah melalui platform elektronik Kementerian Dalam Negeri “Absher” dan portal “Muqeem”.
Para pemohon tidak perlu mengunjungi kantor departemen paspor untuk mendapatkan izin tersebut.
Direktorat tersebut menyebutkan adanya integrasi teknis dengan platform digital terpadu untuk penerbitan izin Haji yang disebut “platform Tasareeh”.
Izin masuk ke Mekah diterbitkan melalui portal Muqeem kepada pekerja di perusahaan yang berbasis di kota tersebut, pemegang visa kerja musiman, dan mereka yang memiliki kontrak kerja dengan perusahaan tersebut selama musim Haji.
Mulai 29 April, pemegang semua jenis visa, kecuali pemegang visa Haji, tidak diizinkan masuk atau tinggal di Mekah.








