Plis Deh Jangan Tidur Setelah Sahur, Ini Lho Risikonya?

oleh -1683 Dilihat
foto: freepik.com

MEMORANDUM – Tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi setiap manusia, yang mana itu berperan penting untuk menjaga kesehatan.

Ketika tidur, tubuh manusia akan memiliki kesempatan untuk beristirahat setelah seharian bekerja atau beraktivitas.

Serta ketika tubuh kita tidur, tubuh akan melakukan regenerasi dan perbaikan pada berbagai sel; seperti sel kulit, rambut, saran, dan lain lain.

Namun ada salah satu hal yang tidak kalah penting, yaitu durasi tidur.

Untuk durasi atau lama waktu seseorang tidur harus seimbang, tidak boleh terlalu lama dan juga tidak boleh terlalu sebentar.

Lalu bagaimana dengan tidur setelah sahur atau setelah subuh, bagaimana hukumnya menurut pandangan agama?

Beberapa orang memiliki kebiasaan tidur setelah subuh, terutama ketika di bulan Ramadan seperti saat ini.

Mereka memilih untuk tidur setelah sahur atau salat subuh dengan alasan supaya tidak mengantuk di siang harinya.

Tidur setelah sahur menurut agama

Perlu dipahami kalau waktu setelah subuh sampai terbitnya matahari merupakan waktu dimana Allah SWT menurunkan rezeki dan berkah, lalu jika kita tidur maka tidak akan mendapatkannya.

Hal ini sesuai dengan apa yang telah disampaikan oleh Rasulullah SAW di hadisnya.

اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا

Artinya: “Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Tirmidzi).

Allah dan Rasulullah SAW sangat menghindari dan tidak menyarankan bagi siapapun yang tidur setelah sahur atau subuh.

Maka dari itu para ulama sepakat kalau tidur setelah subuh ini adalah makruh, artinya lebih baik tidak dilakukan.

Akan lebih baik jika setelah kita sahur diisi dengan kegiatan-kegiatan yang positif, seperti jalan pagi, olahraga, ataupun berzikir.

Sebagaimana yang sudah disampaikan Allah di dalam firman-Nya.

فَسُبْحٰنَ اللّٰهِ حِيْنَ تُمْسُوْنَ وَحِيْنَ تُصْبِحُوْنَ

Artinya: “Bertasbihkan kepada Allah pada petang hari dan pada pagi hari (waktu subuh).” (QS. Ar Rum: 17).

Tidur setelah sahur menurut kesehatan

Bukan hanya agama yang tidak merekomendasikan tidur setelah subuh, menurut agama juga demikian.

Tidur setelah subuh bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh, terutama setelah sahur di bulan Ramadan seperti sekarang.

Beberapa dokter bahkan mengatakan kalau ada orang yang berpuasa, setelah makan sahur maka tidak boleh langsung tidur.

Ini disebabkan karena makanan yang masuk ke dalam tubuh ketika sahur belum tercerna sempurna kalau kita tidur.

Ada beberapa bahaya yang bisa dirasakan apabila kita tidur setelah sahur.

  1. GERD

GERD merupakan singkatan dari Gastreosophageal Reflux Disease atau yang lebih dikenal dengan asam lambung merupakan salah satu bahaya yang bisa didapat.

Ini merupakan gangguan yang terjadi di sistem pencernaan kita, dimana bisa terjadi apabila makanan yang masuk belum tercerna dengan sempurna, sehingga mengakibatkan asam lambung naik hingga ke kerongkongan.

  1. Berat badan jadi naik

Ini bukanlah mitos belaka, ketika kita selesai sahur dan memilih untuk tidur maka berat badan kita bisa naik.

Hal ini disebabkan karena banyaknya kalori yang masuk ke dalam tubuh dan tidak digunakan sebagai sumber tenaga, dan berakhir menjadi lemak.

  1. Menurunkan produktivitas

Tidur setelah sahur bisa membuat ritme sirkadian menjadi kacau.

Ritme sirkadian adalah jam biologis tubuh kita yang berfungsi untuk mengatur kapan seharusnya kita tidur dan kapan seharusnya kita bangun.

Pagi hari merupakan waktu yang optimal untuk beraktivitas dan berkonsentrasi, dan apabila kita memilih untuk tidur maka bisa membuat kita kehilangan focus dan momen produktif.

 

Artikel ini ditulis oleh Muhammad Abiel Mahasin – mahasiswa magang di Memorandum

 

Penulis: Muhammad Abiel Mahasin
Editor: Agus Supriyadi


No More Posts Available.

No more pages to load.