MEMORANDUM – Sudah seminggu lebih kita bersama bulan Ramadan. Pada bulan ini, semua amal ibadah kita akan dilipatgandakan berkali-kali lipat oleh Allah SWT.
Sebagai umat Muslim sudah sepatutnya untuk memanfaatkan momentum di bulan Ramadan ini untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amalan baik, tidak hanya sekedar menahan lapar dan dahaga saja.
Bulan Ramadan memiliki banyak keutamaan yang membawa keberkahan bagi seluruh umat Muslim.
Bulan Penuh Keberkahan sekaligus Momentum Pembersihan Diri
Momen yang sangat pas untuk meningkatkan kualitas ibadah, menyucikan diri, sekaligus menabung pahala ada pada bulan Ramadan ini.
Di bulan ini, semua pahala kita, baik ibadah wajib maupun sunah, akan dilipatgandakan. Maka dari itu, manfaatkanlah setiap detik bulan Ramadan ini untuk memperbanyak ibadah sunah seperti membaca Al-Qur’an.
Tak hanya itu, bulan Ramadan juga jadi saat yang pas untuk menyucikan diri dari berbagai dosa di masa lampau.
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barangsiapa yang berpuasa Ramadan karena iman dan mengharapkan pahala, niscaya akan diampuni dosa-dosanya yang telah berlalu” (Shahih Bukhari Vol. 3 Kitab 32 No.231)
Bulan di Mana Al-Qur’an di Turunkan dan Malam yang Lebih Baik dari Seribu Bulan
Pada salah satu malam di bulan Ramadan, terdapat malam di mana jika kalian beribadah di waktu itu, pahala kalian akan dilipatgandakan dan dosa-dosa akan dihapuskan.
Malam itu bernama malam Lailatul Qadar. Selain itu di malam ini pula Al-Qur’an diturunkan oleh Allah SWT kepada Rasulullah.
Sebagaimana disebutkan dalam firman Allah SWT, yang berbunyi:
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ. وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ. لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ. تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ. سَلٰمٌۛ هِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِࣖ.
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada Lailatulqadar. Tahukah kamu apakah Lailatulqadar itu? Lailatulqadar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Rūḥ (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar.”
Serta hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda,
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِيْ الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
“Carilah Lailatul Qadar itu pada tanggal gasal dari sepuluh terakhir pada bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari).
Kesempatan ini mungkin tidak akan datang lagi tahun depan, jadi jangan sia-siakan kesempatan hidup yang Allah berikan kepada kita.
Semoga kita selalu dalam lindungan Allah Azza wa Jalla.
Artikel ini ditulis oleh Muhammad Akmal Haidar – Mahasiswa magang di Memorandum






