Sunan Kalijaga, Dari Pencuri Menjadi Wali

oleh -4694 Dilihat
foto: visitjawatengah.jatengprov.go.id

Memorandum – Sunan Kalijaga merupakan salah satu dari Walisongo yang berdakwah di wilayah Jawa Tengah.

Sunan Kalijaga berdakwah di wilayah Jawa Tengah, khususnya di daerah Demak.

Namun ada sejarah yang mengatakan bahwa Sunan Kalijaga juga berdakwah di daerah Jawa Barat, seperti di Cirebon, Indramayu, dan Pamanukan.

Tidak seperti Walisongo yang lain, Sunan Kalijaga memiliki cerita hidup tersendiri dan terbilang berbeda dari wali wali yang lain.

Dikarenakan bahwa Sunan Kalijaga yang bernama asli Raden Said ini dulunya adalah seorang brandal atau pencuri, sampai bisa menjadi waliyullah.

Biografi Sunan Kalijaga

Sunan Kalijaga memiliki nama asli yaitu Raden Said.

Beliau diperkirakan lahir pada tahun 1450 M di Tuban, Jawa Timur.

Berasal dari keluarga bangsawan, yaitu keturunan Tumenggung Wilatikta, bupati Tuban saat itu.

Masa muda Sunan Kalijaga

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Sunan Kalijaga atau Raden Said ini memiliki masa muda yang berbeda dibanding Walisongo yang lain.

Meskipun berasal dari keluarga bangsawan, beliau pernah menjadi seorang pencuri.

Bukan sembarang pencuri, Raden Said menjadi seorang pencuri yang hanya mengambil harta orang-orang kaya kemudian dibagikan kepada orang-orang miskin atau yang membutuhkan.

Alasan Raden Said melakukan hal tersebut dikarenakan beliau tidak bisa melihat rakyat-rakyat yang merasa tertindas, bahkan kelaparan karena harus membayar upeti kepada penguasa Majapahit saat itu.

Dikarenakan perbuatannya itu Raden Said saat itu mendapat berbagai julukan dari masyarakat, seperti “Maling Cluring” dan juga “Brandal Lokajaya”.

Berhenti menjadi pencuri

Alasan Raden Said berhenti menjadi seorang pencuri disebabkan pertemuannya dengan Sunan Bonang.

Sunan Bonang berhasil menyadarkan Raden Said saat itu dan membuatnya bertobat, sampai akhirnya Raden Said menjadi murid dari Sunan Bonang.

Sunan Bonang menancapkan tongkatnya di pinggir sungai dan mengutus Raden Said untuk menjaganya dan bertapa di sana selama bertahun-tahun.

Setelah bertahun-tahun akhirnya Sunan Bonang kembali untuk menemui Raden Said dan mengajarinya tentang agama Islam.

Sunan Bonang juga mengutus Raden Said untuk berdakwah menyebarkan agama Islam.

Dikarenakan cerita Raden Said bertapa selama bertahun-tahun di pinggir sungai, beliau mulai terkenal dengan julukan Sunan Kalijaga.

 

Artikel ini ditulis oleh Muhammad Abiel Mahasin – mahasiwa magang di Memorandum

 

Penulis: Muhammad Abiel Mahasin
Editor: Agus Supriyadi


No More Posts Available.

No more pages to load.