Tradisi Dzikir Fida’ di Al-Fithrah: Mendekatkan Diri kepada Allah SWT Melalui Lantunan Dzikir

oleh -3731 Dilihat

MEMORANDUM – Dzikir merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Melalui dzikir, seorang hamba dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT, merasakan ketenangan hati, dan memperoleh berbagai keberkahan.

Salah satu amalan dzikir yang unik dan khusyuk adalah dzikir fida’ yang dilaksanakan secara rutin di Pondok Pesantren Assalafi Al-Fithrah Surabaya.

Dzikir fida’ merupakan amalan dzikir yang dilakukan secara berjamaah dengan cara yang khusyuk dan khidmat.

Amalan ini diajarkan oleh KH. Ahmad Asrori Al-Ishaqi dan telah menjadi tradisi di Pondok Pesantren Al-Fithrah.

Dzikir fida’ memiliki makna yang sangat dalam, yaitu menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT dan memohon ampunan atas segala dosa.

Di Pondok Pesantren Al-Fithrah, dzikir fida’ dilaksanakan secara rutin, baik pada saat haul akbar maupun selama bulan Ramadhan.

Setiap pelaksanaan dzikir fida’ memiliki suasana yang khusyuk dan penuh makna.

1. Haul Akbar:

Pada saat haul akbar, dzikir fida’ dilaksanakan secara besar-besaran dengan dihadiri oleh ribuan jamaah dari berbagai daerah.

Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan Al-Quran, shalawat, dan dilanjutkan dengan dzikir fida’. Setelah dzikir fida’, acara diakhiri dengan doa bersama.

2. Bulan Ramadhan:

Selama bulan Ramadhan, dzikir fida’ dilaksanakan setiap malam setelah shalat tarawih.

Dzikir fida’ pada bulan Ramadhan memiliki suasana yang lebih khusyuk lagi, karena dilaksanakan di tengah-tengah bulan penuh berkah.

Karakteristik Dzikir Fida’ di Ponpes Assalafi Al-Fithrah

1. Dilakukan secara berjamaah:

Dzikir fida’ di Al-Fithrah selalu dilakukan secara berjamaah, sehingga menimbulkan rasa persaudaraan dan kekompakan.

2. Khusyuk dan khidmat:

Suasana dzikir fida’ sangat khusyuk dan khidmat, sehingga para peserta dapat merasakan kehadiran Allah SWT.

3. Pemadaman lampu:

Salah satu ciri khas dzikir fida’ di Al-Fithrah adalah pemadaman lampu.

Hal ini dilakukan agar para peserta dapat lebih fokus pada dzikir dan merasakan keheningan malam.

4. Pembacaan dzikir secara berulang-ulang:

Dzikir fida’ biasanya dilakukan dengan mengulang-ulang kalimat dzikir tertentu, seperti la ilaha illallah, sehingga hati menjadi tenang dan pikiran menjadi fokus.
Manfaat Mengikuti Dzikir Fida’

1. Mendekatkan diri kepada Allah SWT:

Dzikir fida’ adalah cara yang efektif untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan merasakan kehadiran-Nya.

2. Menenangkan hati dan pikiran:

Dzikir fida’ dapat membantu menghilangkan stress dan kecemasan, serta memberikan ketenangan hati.

3. Meningkatkan keimanan:

Dengan berdzikir secara rutin, keimanan seseorang akan semakin kuat.

4. Mempererat ukhuwah islamiyah:

Dzikir fida’ yang dilakukan secara berjamaah dapat mempererat tali persaudaraan antar sesama muslim.

Artikel ini ditulis oleh Choirul Nisa – mahasiswa magang di Memorandum

Penulis: Choirul Nisa – mahasiswa magang di Memorandum


No More Posts Available.

No more pages to load.