Memorandum – Hari Jumat merupakan hari yang spesial jika dibandingkan dengan hari-hari biasa.
Alasan mengapa hari Jumat menjadi spesial yaitu dikarenakan adanya beberapa peristiwa yang terjadi di hari Jumat.
Mengutip dari hadis yang ditulis oleh Imam Muslim. Jumat adalah sebaik-baiknya hari, Allah menciptakan dan menyempurnakan Nabi Adam di hari jumat, dan hari kiamat nantinya akan terjadi di hari Jumat.
Peristiwa-peristiwa tersebut menjadi alasan mengapa hari Jumat adalah hari yang spesial. Bahkan Nabi Muhammad SAW juga memberikan beberapa amalan khusus di hari Jumat.
- Membaca Surat Al Kahfi
Dari sahabat Abu Said Al Khudri R.A. Nabi Muhammad SAW bersabda, yang artinya.
“Barangsiapa yang membaca Surat Al Kahfi pada hari Jumat, dia akan disinari cahaya di antara dua Jumat.” (HR. An Nasa’I dan Baihaqi dan disahihkan oleh Al Albani).
- Berhias dan Memakai Wangi-wangian
Dari sahabat Salman Al Farisi, Nabi Muhammad SAW bersabda, yang artinya.
“Tidaklah seorang laki-laki mandi pada hari Jumat. Lalu bersuci dengan sebaik-baiknya. Setelah itu memakai wangi-wangian dari rumahnya. Kemudian keluar (menuju masjid), tidak memisahkan antara dua orang, lalu salat sunah semampunya. Lantas diam ketika imam berkhotbah, melainkan diampuni dosanaya antara Jumat itu dan Jumat yang lain.” (HR. Bukhari).
- Memakai Siwak
Tertulis dalam kitab Shohih Bukhari dan Shohih Muslim, Nabi Muhammad SAW bersabda, yang artinya.
“Seandainya tidak memberatkan umatku, niscaya aku perintahkan mereka bersiwak setiap kali hendak salat” (HR. Bukhari dan Muslim).
Hari Jumat tidak semata-mata salat Jumat saja, tetapi adalah hari yang mulia.
Begitu dahsyatnya amalan-amalan yang dianjurkan oleh Nabi tersebut.
Bagi Muslim amalan-amalan ini tidak hanya memperkuat keimanan dan menjalankan sunah Nabi, tetapi juga mendatangkan berkah serta ampunan dari Allah SWT.
Artikel ini ditulis oleh Muhammad Abiel Mahasin – mahasiswa magang di Memorandum








