Garuda Indonesia Masih Sering Terlambat Berangkatkan Jemaah Haji, Kemenag Minta Mitigasi Segera

oleh -1602 Dilihat

JAKARTA,MEMORANDUM-Kementerian Agama (Kemenag) mencatat masih banyaknya keterlambatan penerbangan Garuda Indonesia dalam memberangkatkan jemaah haji Indonesia. Dari 152 kloter yang diberangkatkan Garuda, 60 kloter mengalami keterlambatan, setara dengan 39,47%.

Dibandingkan dengan Saudia Airlines, performa Garuda Indonesia tertinggal jauh. Dari 132 kloter yang diterbangkan Saudia, hanya 16 kloter yang terlambat, atau sekitar 11,85%.

Keterlambatan paling parah dialami kloter 42 Embarkasi Solo (SOC-42) dengan durasi 7 jam 10 menit akibat kerusakan mesin pesawat. Hal ini berdampak pada perubahan jadwal kloter 43 yang tergeser hingga 17 jam.

“Ini tentu menjadi tantangan bagi Garuda Indonesia. Kami minta Garuda Indonesia menyiapkan mitigasi menyeluruh agar problem keterlambatan penerbangan yang masih cukup besar bisa segera diselesaikan dan tidak berkelanjutan,” ujar Juru Bicara Kemenag Anna Hasbie di Jakarta, Selasa 28 Mei 2024.

Kemenag akan terus mengevaluasi kinerja Garuda Indonesia dan Saudi Airlines setiap pekan, terutama saat memasuki musim puncak pemberangkatan jemaah haji.

Sebagai informasi, fase kedatangan jemaah haji gelombang kedua sudah berlangsung sejak 24 Mei 2024. Pada fase ini, jemaah akan mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah dan berlangsung hingga 10 Juni 2024.(*)

 



No More Posts Available.

No more pages to load.