Hubungan Ibadah dan Kesehatan, Mengapa Muslim Harus Bugar?

oleh -1747 Dilihat
foto: freepik.com

MEMORANDUM – Seperti yang kita ketahui, olahraga merupakan upaya kita untuk menjaga tubuh kita agar tetap sehat dan bugar.

Memang, olahraga dan ibadah merupakan dua aktivitas yang sangat berbeda.

Olahraga merupakan aktivitas fisik yang berfokus pada kebugaran tubuh, sedangkan ibadah merupakan aktivitas spiritual yang hubungannya dengan Allah SWT.

Namun upaya menjaga kebugaran tubuh ternyata memiliki hubungan juga dengan ibadah, apa maksutnya?

Menjaga kesehatan jasmani

Ingin tubuh yang sehat dan bugar, tidak jauh dari menjaga makanan yang dikonsumsi.

Islam mengajarkan untuk memilih dan mengonsumsi makanan yang baik dan halal.

Artinya tidak sering mengonsumsi makanan yang mengandung lemak atau zat-zat lain yang bisa menimbulkan penyakit.

Allah SWT juga menganjurkan hamba-Nya untuk mengonsumsi makanan yang baik-baik.

Firman-Nya tertulis di dalam QS. Al Baqarah ayat 172, yang artinya.

Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah dari rezeki yang baik yang kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah jika kamu hanya menyembah kepada-Nya.” (QS. Al Baqarah: 172).

Olahraga untuk tubuh

Olahraga, sebuah aktivitas fisik dimana tujuannya untuk menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar.

Olahraga membuat berat badan menjadi terjaga, melatih otot-otot tubuh, dan memperkuat daya tahan tubuh.

Rasulullah SAW pernah bersabda di dalam suatu hadis, yang artinya.

Muslim yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada Muslim yang lemah.” (HR. Muslim).

Allah lebih menyukai hambanya yang kuat, hadis ini saja sudah menunjukkan bagaimana pentingnya menjaga tubuh kita, dalam artian tubuh-tubuh yang sudah terlatih.

Olahraga untuk ibadah

Olahraga juga memiliki hubungan dengan ibadah.

Jika tubuh seorang Muslim sudah terbiasa olahraga, tubuhnya akan menjadi sehat dan bugar, dan ketika Muslim itu ibadah, maka dia tidak akan menemukan masalah dalam menghadapinya.

Salah satu contohnya adalah ibadah Salat, di dalam salat terdapat gerakan-gerakan yang membutuhkan kekuatan otot.

Misalnya di gerakan rukuk dan sujud, itu membutuhkan kekuatan otot dan otot sendi yang fleksibel.

Memang bagi Muslim yang masih muda tiada masalah, namun bagaimana dengan Muslim yang sudah tua?

Tentu saja jika tidak terbiasa dengan olahraga, maka akan menemukan masalah seperti tubuh yang kaku, tidak bisa bergerak secara fleksibel, dan lain lain.

 

Artikel ini ditulis oleh Muhammad Abiel Mahasin – mahasiswa magang di Memorandum

 

Penulis: Muhammad Abiel Mahasin
Editor: Agus Supriyadi


No More Posts Available.

No more pages to load.