Lebaran dan Peci, Pilih Jenis Peci yang Sesuai dengan Gayamu       

oleh -1088 Dilihat
foto: freepik.com

MEMORANDUM – Hari Raya Idul Fitri sebentar lagi, tak terasa Lebaran kini tinggal menghitung hari, sudahkah anda membeli baju baru?

Sudah menjadi kebiasaan di Indonesia, bahwa setiap kali Lebaran tidak lengkap jika tidak membeli pakaian baru.

Namun penampilan tidak akan lengkap jika hanya mengenakan pakaian seperti baju saja, khususnya bagi pria, perlu menambahkan aksesori lain seperti peci.

Peci merupakan salah satu atribut yang lekat dengan identitas umat Muslim di Indonesia, yang mana mencerminkan nilai-nilai religius dan budaya Islam.

Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, muncul berbagai jenis peci yang memiliki ciri khas tersendiri.

Berikut adalah 4 ragam peci yang biasa digunakan di Indonesia.

  1. Peci Hitam

Peci hitam merupakan salah satu peci yang banyak digunakan di Indonesia, bahkan paling banyak digunakan.

Peci yang biasa disebut juga dengan songkok ini biasa digunakan dalam berbagai kegiatan formal hingga nonformal.

Peci ini menjadi populer dan banyak digunakan bahkan sejak era Presiden Soekarno dan sampai sekarang masih digunakan oleh pejabat-pejabat negara.

  1. Peci Putih

Peci putih termasuk ke dalam jenis peci yang banyak digunakan di Indonesia.

Warna putih yang digunakan melambangkan kebersihan, kesucian, dan ketaqwaan dalam Islam.

Karena itu, peci putih menjadi peci yang identic dengan ibadah haji dan umrah, sehingga seringkali disebut sebagai Peci Haji.

  1. Peci Topi

Peci topi adalah jenis peci yang memiliki bentukk seperti peci pada umumnya, akan tetapi ukurannya bisa disesuaikan.

Peci ini sangat populer akhir-akhir ini, terutama di kalangan anak muda, karena menggabungkan elemen dari topi kupluk dan konsep peci.

  1. Peci Malaysia

Peci putih yang seringkali disebut Peci Malaysia ini juga menjadi jenis peci yang seringkali dipakai oleh masyarakat Muslim Indonesia.

Disebut-sebut sebagai Peci Malaysia dikarenakan peci tersebut seringkali dipakai oleh orang Melayu di Malaysia.

Seiring berjalannya waktu, peci ini mulai masuk ke Indonesia dan banyak disukai oleh masyarakat karena desainnya yang simpel dan nyaman dipakai.

 

Artikel ini ditulis oleh Muhammad Abiel Mahasin – mahasiswa magang di Memorandum

 

Penulis: Muhammad Abiel Mahasin
Editor: Agus Supriyadi


No More Posts Available.

No more pages to load.