Mbah Bardan Berhaji Sendiri, Impian Bersama Istri Tercinta Tetap Tersimpan di Hati

oleh -1385 Dilihat

MADINAH, MEMORANDUM – Ibadah haji merupakan dambaan bagi umat Islam di seluruh dunia. Bagi Mbah Bardan (92), jemaah asal Lampung Utara, momen ini terasa istimewa sekaligus pilu. Beliau menapaki Tanah Suci dengan kursi roda, ditemani doa dan rasa rindu mendalam pada sang istri tercinta yang telah tiada.

Mbah Bardan dan sang istri telah lama mendambakan untuk menunaikan ibadah haji bersama. Sejak tahun 2013, beliau tekun menabung hasil jerih payahnya sebagai tukang bangunan demi mewujudkan mimpi tersebut. Namun, takdir berkata lain. Sang istri tercinta lebih dulu menghadap Sang Pencipta sebelum mereka sempat menjejakkan kaki di Tanah Suci, Kamis 16 Mei 2024.

Meski diliputi rasa duka, Mbah Bardan tetap tegar dan optimis. Beliau berangkat haji dengan penuh semangat, didorong rasa cinta dan doa untuk sang istri.

“Saya doakan istri saya masuk surga, saya dan dia bisa bersama di surga,” ungkap Mbah Bardan dengan mata berkaca-kaca.

Kisah cinta dan kesetiaan Mbah Bardan menjadi inspirasi bagi banyak orang. Beliau menunjukkan bahwa cinta sejati dapat bertahan bahkan dalam situasi yang terberat. Ibadah haji Mbah Bardan menjadi bukti pengabdiannya kepada Allah SWT dan cintanya yang abadi kepada sang istri.

Bila pepatah bilang, cinta ada karena biasa. Begitu pula Mbah Bardan dengan kisahnya. “Awal mula saya kenal istri saya, karena dulu suka ngaji bersama, eh lha kok jadi saling cinta,” tuturnya.

Meski didorong dengan kursi roda, Mbah Bardan optimis bahwa kondisinya baik-baik saja. “Saya bisa jalan sendiri,” katanya sambil berupaya berdiri namun urung, karena dicegah petugas.

Lelaki 92 tahun itu melanjutkan ceritanya, mengungkap rasa cinta tak terkira pada sang belahan jiwa. “Ya sayang buanget, saya sudah siapkan tempat peristirahatan terakhir nanti bersebelahan sama saya,” kata lelaki kelahiran Jogjakarta tersebut.

Masyarakat Indonesia pun turut mendoakan Mbah Bardan dan sang istri agar mendapatkan kebahagiaan di surga. Semoga kisah inspiratif ini dapat mengingatkan kita semua tentang arti cinta, kesetiaan, dan pengabdian kepada Allah SWT.(*)



No More Posts Available.

No more pages to load.