Ngabuburit Berkah, 7 Drama Korea Inspiratif Tanpa Adegan Mesra

oleh -1353 Dilihat
foto: pexels

MEMORANDUM — Bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah, seringkali diisi dengan berbagai kegiatan positif.

Selain ibadah wajib seperti puasa, salat tarawih, dan tadarus Al-Qur’an, banyak orang mencari hiburan yang sehat dan bermanfaat untuk mengisi waktu ngabuburit.

Salah satu pilihan yang populer adalah menonton drama Korea.

Drama Korea telah menjadi fenomena global dengan jalan cerita yang menarik, akting yang memukau, dan sinematografi yang indah.

Namun, di bulan Ramadan, kita perlu memilih drama yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sesuai dengan nilai-nilai kesopanan dan tidak mengganggu kekhusyukan ibadah.

Berikut adalah 7 rekomendasi drama Korea yang cocok untuk menemani ngabuburit kalian, tanpa adegan mesra yang berlebihan, dan dengan tema yang inspiratif:

TAXI DRIVER

Mengisahkan tentang Kim Do-ki, seorang mantan perwira pasukan khusus yang bekerja sebagai sopir taksi di perusahaan taksi misterius bernama Rainbow Taxi.

Perusahaan ini menawarkan layanan “balas dendam” kepada para korban ketidakadilan yang tidak mendapatkan keadilan dari hukum.

Taxi Driver menjadi salah satu drama penuh dengan aksi dan ketegangan.

Namun, juga mengangkat isu-isu sosial yang penting, seperti keadilan, balas dendam, dan penebusan dosa.

MOVE TO HEAVEN

Drama ini bercerita tentang Han Geu-ru, seorang pemuda dengan sindrom Asperger dan pamannya, Cho Sang-gu, yang bekerja sebagai “penghapus trauma”.

Mereka membersihkan barang-barang peninggalan orang yang telah meninggal dan menyampaikan pesan-pesan terakhir mereka kepada orang-orang yang dicintai.

Drama ini sangat menyentuh hati dan mengajarkan kita tentang pentingnya menghargai hidup, keluarga, dan kenangan.

HI, BYE MAMA!

Menceritakan tentang seorang ibu yang dibintangi oleh Kim Tae Hee meninggal dalam sebuah kecelakaan, tetapi mendapatkan kesempatan untuk kembali ke dunia selama 49 hari.

Hi Bye Mama akan membawa kita ke dalam kisah yang mengharukan tentang cinta seorang ibu.

Siapkan tisu untuk menonton drama ini, ya, Teman-teman!

THE TRAUMA CODE: HEROES ON CALL

Drama yang berlatar belakang di sebuah rumah sakit dan menceritakan tentang para dokter yang berjuang untuk menyelamatkan nyawa pasien mereka.

The Trauma Code: Heroes on Call yang dibintangi oleh Ju Jihoon ini menyajikan adegan yang penuh dengan ketegangan medis dan akan membuat kita merasa kagum dengan dedikasi para tenaga medis.

BAD PROSECUTOR

Do Kyung Soo yang berperan sebagai jaksa bernama Jin Jung di Bad Prosecutor.

Drama ini mengisahkan tentang seorang jaksa yang eksentrik, Jin Jung yang berjuang melawan korupsi dan ketidakadilan.

Bad Prosecutor memberikan adegan penuh dengan aksi dan komedi, dan akan membuat kita terhibur dengan tingkah laku jaksa Jin Jung.

STUDY GROUP

Yoon Ga Min memiliki impian besar untuk masuk ke universitas ternama, tetapi dia bersekolah di SMA Yusong, sebuah sekolah yang terkenal dengan kekerasan dan siswa bermasalah.

Meskipun dia kurang dalam hal akademik, Yoon Ga Min memiliki bakat dalam berkelahi.

Adegan tarung yang energik dan seru akan membuat kita terpukau saat menontonnya.

LIGHT SHOP

Ju Ji Hoon membintangu drama yang mengisahkan tentang sebuah toko lampu misterius yang menjual lampu-lampu yang dapat menyembuhkan luka batin.

Dalam drama ini kita akan disuguhkan oleh adegan penuh dengan fantasi dan metafora yang akan membuat kita merenungkan tentang makna hidup dan kematian.

Menjalankan Ramadan dengan Seimbang; Ibadah dan Hiburan

Menonton drama Korea saat ngabuburit bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk mengisi waktu luang.

Namun, penting untuk diingat bahwa Ramadan adalah bulan yang penuh dengan keberkahan.

Oleh karena itu, kita harus tetap mengutamakan ibadah dan kegiatan positif lainnya.

Berikut adalah beberapa tips untuk menonton drama Korea secara seimbang di bulan Ramadan:

  • Pilih drama yang sesuai dengan nilai-nilai kesopanan dan tidak mengganggu kekhusyukan ibadah.
  • Batasi waktu menonton agar tidak mengganggu waktu ibadah dan kegiatan penting lainnya.
  • Jadikan drama sebagai hiburan selingan, bukan prioritas utama.
  • Ambil hikmah dan pelajaran positif dari drama yang ditonton.

Artikel ini ditulis oleh Ratih Iska Azhari, mahasiswa magang di Memorandum.

Penulis: Ratih Iska Azhari
Editor: Agus Supriyadi


No More Posts Available.

No more pages to load.