Memahami Konsep Kasih Sayang dalam Islam Menurut Hadis

oleh -2471 Dilihat
foto: canva

MEMORANDUM – Dalam Islam kita diajarkan bagaimana cara mengasihi orang lain. Sebagai umat muslim sangat penting bagi kita untuk berbagi rasa cinta dan kasih sayang kepada sesama makhluk ciptaan Allah SWT, khususnya pada keluarga.

Tidak hanya itu, kasih dan sayang juga merupakan salah satu nama – nama mulia Allah SWT, Ar-Rahman (maha pengasih) dan Ar-Rahim (maha penyayang).

Selain itu, Rasulullah SAW juga selalu mengajarkan umatnya untuk selalu menebar kasih dan sayang kepada sesama makhluk hidup ciptaan Allah SWT. Hal tersebut telah dijelaskan pada beberapa hadis berikut:

Hadis dari Anas bin Malik RA

Diriwayatkan dari Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW bersabda, yang artinya, “Tidak beriman salah seorang di antara kamu sampai ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari)

Dalam hadis tersebut dijelaskan bahwa kita diajarkan untuk peduli dan cinta terhadap sesama manusia seperti kita mencintai diri kita sendiri.

Hadis lain yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW bersabda, yang artinya, “Janganlah kamu menghina dan meremehkan sesama manusia. Janganlah kamu merendahkan orang lain. Ingatlah bahwa setiap muslim adalah saudara bagi muslim yang lain dan semua muslim bersaudara. Tidak halal bagi seorang muslim untuk mencelakakan, menghina, atau mengkhianati saudaranya.” (HR. Muslim)

Hadis tersebut menekankan pentingnya saling menghormati dan tidak merendahkan sesama manusia, khususnya bagi sesama muslim.

Hadis dari Aisyah RA

Diriwayatkan dari Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda, yang artinya, “Allah lembut dan mencintai kelembutan dalam semua urusan.” (HR. Muslim)

Dalam hadis tersebut dikatakan bahwa Allah SWT akan mengapresiasi segala sikap lembut yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari kita.

Hadis dari Abu Hurairah RA

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, yang artinya, “Seseorang yang mengasihi anak yatim dan memberinya makanan atau minuman, maka dia dan aku (seperti ini) di surga bersama-sama, dan dia menunjuk dua jari jemarinya, yaitu jari telunjuk dan jari tengahnya.” (HR. Bukhari)

Hadis tersebut menjelaskan bahwa islam sangat menjunjung tinggi sikap kasih sayang terhadap anak yatim. Dengan melakukan tindakan ini Allah SWT akan memberi balasan yang luar biasa nantinya.

Selain itu jika seseorang tidak berbelas kasih sedikitpun maka Allah SWT juga tidak akan menunjukkan belas kasihan terhadap orang tersebut.

Sebagaimana tercantum dalam hadis lain yang juga diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, yang artinya, “Seseorang yang tidak menunjukkan belas kasihan, tidak akan mendapatkan belas kasihan.” (HR. Bukhari)

Hadis –  hadis diatas mengajarkan kita bagaimana pentingnya memiliki sikap kasih sayang dan saling menghormati sesama manusia. Selain itu, dengan mengamalkan tindakan – tindakan tersebut Allah SWT akan memberikan pahala yang besar dan kita juga akan menjadi lebih dekat dengan-Nya.

Artikel ini ditulis oleh Muhammad Akmal Haidar – mahasiswa magang di Memorandum

 

Penulis: Muhammad Akmal Haidar
Editor: Agus Supriyadi


No More Posts Available.

No more pages to load.