MEMORANDUM – Pengurus Besar Indonesia Pickleball Federation (PB IPF) Masa Bakti 2026–2031 secara resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat.
Acara pelantikan yang berlangsung khidmat ini digelar pada hari Senin, 22 Juni 2026, bertempat di Lounge Kantor KONI Pusat Lantai 12, Senayan, Jakarta.
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum yang baru, M. Nazarudin, PB IPF membawa misi besar untuk memperkuat fondasi olahraga pickleball dan memperluas popularitasnya di seluruh penjuru tanah air.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga pickleball di Indonesia, mengingat cabor ini terus menunjukkan pertumbuhan peminat yang sangat pesat, baik di tingkat komunitas maupun prestasi.

Komitmen Tata Kelola Profesional dan Prestasi Global usai acara pelantikan, Dr. Anis Tiana Pottag, SH., MH., M.Kn., MM., yang secara resmi mengemban amanah baru sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PB IPF, mengungkapkan rasa syukur dan kesiapannya dalam menjalankan roda organisasi.
“Saya merasa sangat terhormat atas amanah yang diberikan sebagai Wakil Sekretaris Jenderal PB IPF Masa Bakti 2026–2031. Kami berkomitmen membangun tata kelola organisasi yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan prestasi pickleball Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Dr. Anis Tiana Pottag kepada media memorandum.
Sebagai langkah awal, kepengurusan PB IPF yang baru ini akan langsung tancap gas menyusun program kerja strategis.
Fokus utamanya meliputi penguatan sinergi antar-pengurus daerah, standarisasi kompetisi, serta pembinaan atlet-atlet muda potensial agar mampu bersaing dan mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.
Dengan struktur organisasi yang solid dan dukungan penuh dari KONI Pusat, PB IPF optimis mampu menjadikan Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama olahraga pickleball, tidak hanya di level Asia, tetapi juga global.(*)







